Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

BUMDes · 27 Jul 2026 18:47 WIB ·

Strategi Ekonomi BUMDes Kebunagung Keluar dari Ketergantungan Wisata


					Strategi Ekonomi BUMDes Kebunagung Keluar dari Ketergantungan Wisata Perbesar

Sumenep, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Keberhasilan Desa Kebunagung, Kecamatan Kota Sumenep, Jawa Timur, meraih predikat Desa Mandiri dari Kemendesa PDTT membongkar formula baru dalam pengelolaan tata ekonomi desa. Pemerintah desa setempat membuktikan bahwa ketahanan finansial masyarakat tidak boleh digantungkan pada satu sektor wisata musiman semata.

Langkah berani diambil oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kebunagung dengan melakukan ekspansi ke sektor pangan produktif. Pendekatan lintas sektor inilah yang menjadi pilar utama penilaian kemandirian, bukan sekadar nilai sejarah kawasan.

Menambal Fluktuasi Pendapatan Wisata
Selama ini, Kebunagung telanjur identik sebagai wilayah penyangga Keraton Sumenep karena keberadaan kompleks makam raja Asta Tinggi serta petilasan Goa Jeruk. Namun, pendapatan dari sektor wisata religi dan wisata petualangan air Lembung Konyek memiliki kelemahan dasar, yakni sangat bergantung pada kalender liburan dan kondisi iklim cuaca.

Guna mengantisipasi masa sepi pengunjung (low season), BUMDes Kebunagung mendirikan unit usaha budidaya ayam petelur secara mandiri. Bisnis peternakan ini berfungsi ganda:

* Sirkulasi Finansial: Menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) harian yang stabil di luar tiket masuk destinasi wisata.
* Ketahanan Pangan: Menyuplai kebutuhan protein hewani yang terjangkau bagi warga internal desa guna menekan angka stunting.

Inklusi Ekonomi Berbasis Food Court
Kombinasi bisnis hulu-hilir dijalankan secara terintegrasi. Hasil keuntungan dari sektor peternakan dikembalikan untuk membangun fasilitas fisik berupa kawasan food court dan lapak usaha gratis bagi pelaku UMKM lokal di sekitar titik keramaian sejarah.

“Kami mendesain penguatan BUMDes ini agar struktur manfaat ekonominya berputar langsung di dalam desa, melibatkan pemuda karang taruna hingga kelompok perempuan,” ungkap Kepala Desa Kebunagung, Bustanul Affa.

Skema penataan ini membebaskan desa dari ketergantungan mutlak pada kucuran Dana Desa APBN.

Replikasi Model Desa Mandiri
Keberhasilan tata kelola moneter Kebunagung ini layak menjadi rujukan bagi ratusan BUMDes lain di Madura yang sering kali mandek setelah membangun objek wisata fisik. Penguatan pada sektor pangan terbukti menjadi jaring pengaman ekonomi yang paling tangguh saat industri pariwisata mengalami kelesuan global.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ayam Petelur BUMDes Kebunagung Jadi Motor Ekonomi Desa

24 Juli 2026 - 15:12 WIB

Menaklukkan Tanah Pesisir, BUMDes Pasiran Panen Tonan Cabai

22 Juli 2026 - 06:01 WIB

Dari Cafe Pelangi, Desa Dengkol Menyiapkan Generasi Z

18 Juli 2026 - 20:08 WIB

Siasat BUMDes Bulukumba Tebar Benih Baru Saat Panen

9 Juli 2026 - 21:04 WIB

Dari Darurat Sampah Menuju Desa Unicorn

20 Juni 2026 - 21:27 WIB

BUMDes Sumba Timur Berbenah Raih Legalitas dan Kualitas

8 Juni 2026 - 05:47 WIB

Trending di BUMDes