Banjir Bandang Aceh Barat Rendam 121 Desa, 30.884 Jiwa Terdampak, Akses Jalan Masih Terputus
Meulaboh, Aceh Barat, Aceh [DESA MERDEKA] – Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Barat sejak Rabu (26/11) pekan lalu meninggalkan dampak parah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat mencatat sedikitnya 30.884 jiwa atau 9.477 Kepala Keluarga (KK) tersebar di 121 desa pada 10 kecamatan menjadi korban terdampak. Plt. Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, mengungkapkan bahwa hingga hari Senin (4/3/2025), kondisi di lokasi terdampak masih dipenuhi lumpur tebal yang menghambat aktivitas warga dan upaya pemulihan.
“Saat ini lokasi terdampak banjir masih dipenuhi lumpur,” kata Teuku Ronal Nehdiansyah di Meulaboh, Senin.
Meskipun air di sebagian wilayah Aceh Barat telah berangsur surut, akses jalan menuju sejumlah desa vital dilaporkan masih terputus. Lumpur, sisa material, dan timbunan kayu menghalangi akses transportasi, membuat jalur logistik dan mobilisasi bantuan menjadi sulit.
“Beberapa lokasi jalan masih tertutupi lumpur dan material kayu, sehingga masih sulit untuk dilalui,” tambah Ronal, mengindikasikan bahwa prioritas penanganan saat ini adalah pembersihan jalur-jalur utama.
Sebaran Dampak Terparah di Sepuluh Kecamatan
Data BPBD menunjukkan bahwa bencana ini menyebar luas dengan jumlah korban terdampak yang signifikan di berbagai kecamatan. Sebaran paling parah tercatat di Kecamatan Arongan Lambalek dan Woyla Barat, serta Johan Pahlawan dan Meureubo.
Berikut rincian sebaran masyarakat yang terdampak di Aceh Barat:
| Kecamatan | Jumlah Jiwa Terdampak | Jumlah KK Terdampak |
| Arongan Lambalek | 5.241 | 1.796 |
| Woyla Barat | 4.241 | 1.542 |
| Johan Pahlawan | 4.315 | 1.179 |
| Meureubo | 3.614 | 1.097 |
| Sungai Mas | 2.363 | 453 |
| Woyla Timur | 1.788 | 542 |
| Woyla | 1.540 | 550 |
| Samatiga | 20 | 5 |
| Kecamatan lainnya | Data sedang dikonsolidasikan | Data sedang dikonsolidasikan |
| TOTAL | 30.884 | 9.477 |
Tingginya angka jiwa terdampak menunjukkan bahwa pemerintah daerah perlu segera mengerahkan bantuan logistik dan tim teknis untuk pembersihan material sisa banjir. Upaya pemulihan infrastruktur jalan, terutama dari timbunan lumpur dan kayu, menjadi kunci agar bantuan dapat menjangkau seluruh korban di 121 desa yang tersebar di 10 kecamatan tersebut. BPBD terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan pasca-bencana dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.