Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 1 Des 2025 19:36 WIB ·

30 Ribu Jiwa Terdampak Banjir Bandang, Aceh Barat Darurat Lumpur


					Kondisi banjir di Desa Pasi Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Hingga Senin (1/12/2025) sebanyak 30.774 jiwa atau 9.477 kepala keluarga (KK) tersebar di 10 kecamatan di kabupaten setempat terdampak banjir. (Image courtesy: ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat) Perbesar

Kondisi banjir di Desa Pasi Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Hingga Senin (1/12/2025) sebanyak 30.774 jiwa atau 9.477 kepala keluarga (KK) tersebar di 10 kecamatan di kabupaten setempat terdampak banjir. (Image courtesy: ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat)

Banjir Bandang Aceh Barat Rendam 121 Desa, 30.884 Jiwa Terdampak, Akses Jalan Masih Terputus

Meulaboh, Aceh Barat, Aceh [DESA MERDEKA] Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Barat sejak Rabu (26/11) pekan lalu meninggalkan dampak parah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat mencatat sedikitnya 30.884 jiwa atau 9.477 Kepala Keluarga (KK) tersebar di 121 desa pada 10 kecamatan menjadi korban terdampak. Plt. Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, mengungkapkan bahwa hingga hari Senin (4/3/2025), kondisi di lokasi terdampak masih dipenuhi lumpur tebal yang menghambat aktivitas warga dan upaya pemulihan.

“Saat ini lokasi terdampak banjir masih dipenuhi lumpur,” kata Teuku Ronal Nehdiansyah di Meulaboh, Senin.

Meskipun air di sebagian wilayah Aceh Barat telah berangsur surut, akses jalan menuju sejumlah desa vital dilaporkan masih terputus. Lumpur, sisa material, dan timbunan kayu menghalangi akses transportasi, membuat jalur logistik dan mobilisasi bantuan menjadi sulit.

“Beberapa lokasi jalan masih tertutupi lumpur dan material kayu, sehingga masih sulit untuk dilalui,” tambah Ronal, mengindikasikan bahwa prioritas penanganan saat ini adalah pembersihan jalur-jalur utama.

Sebaran Dampak Terparah di Sepuluh Kecamatan
Data BPBD menunjukkan bahwa bencana ini menyebar luas dengan jumlah korban terdampak yang signifikan di berbagai kecamatan. Sebaran paling parah tercatat di Kecamatan Arongan Lambalek dan Woyla Barat, serta Johan Pahlawan dan Meureubo.

Berikut rincian sebaran masyarakat yang terdampak di Aceh Barat:

Kecamatan Jumlah Jiwa Terdampak Jumlah KK Terdampak
Arongan Lambalek 5.241 1.796
Woyla Barat 4.241 1.542
Johan Pahlawan 4.315 1.179
Meureubo 3.614 1.097
Sungai Mas 2.363 453
Woyla Timur 1.788 542
Woyla 1.540 550
Samatiga 20 5
Kecamatan lainnya Data sedang dikonsolidasikan Data sedang dikonsolidasikan
TOTAL 30.884 9.477

Tingginya angka jiwa terdampak menunjukkan bahwa pemerintah daerah perlu segera mengerahkan bantuan logistik dan tim teknis untuk pembersihan material sisa banjir. Upaya pemulihan infrastruktur jalan, terutama dari timbunan lumpur dan kayu, menjadi kunci agar bantuan dapat menjangkau seluruh korban di 121 desa yang tersebar di 10 kecamatan tersebut. BPBD terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan pasca-bencana dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dibuka Gubernur Mahyeldi, Turnamen Sepak Bola FE Cup 2 Regional Sumatera Resmi Bergulir

31 Mei 2026 - 20:50 WIB

Dugaan Intimidasi Lurah di Bekasi, Polres Bertindak Tegas

31 Mei 2026 - 09:55 WIB

Internet Rakyat: Antara Teknologi Canggih dan Kemandirian Desa

30 Mei 2026 - 19:48 WIB

Tebar Qurban Pemprov Sumbar Sukses Jangkau Mentawai

30 Mei 2026 - 15:47 WIB

Ambulans Desa: Saat Pejabat Tinggalkan Mobil Mewah

29 Mei 2026 - 20:25 WIB

Ambulans dari Anggaran Dinas: Langkah Berani Bupati Serang

29 Mei 2026 - 18:09 WIB

Trending di RAGAM