Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 28 Nov 2025 20:51 WIB ·

Mahyeldi Desak Percepatan Pemulihan Infrastruktur Desa Terdampak Bencana Sumbar


					Mahyeldi Desak Percepatan Pemulihan Infrastruktur Desa Terdampak Bencana Sumbar Perbesar

Mahyeldi Sidak Posko Bencana: Prioritaskan Data Rinci, Keamanan, dan Kecepatan Informasi

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Langkah kaki Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mendadak memecah kesibukan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar pada Jumat (28/11/2025). Didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Arry Yuswandi, orang nomor satu di Sumbar ini melakukan inspeksi mendadak demi memastikan nasib pemulihan infrastruktur desa terdampak bencana sumbar bergerak cepat tanpa sumbatan birokrasi. Fokus utama Mahyeldi sangat benderang: ia meminta laporan utuh dan mendesak terkait kerusakan fasilitas vital rural mulai dari jalan kampung, jembatan, hingga saluran air yang terputus akibat amukan alam.

Bagi Mahyeldi, akurasi data di lapangan adalah kunci utama agar warga desa tidak larut dalam ketidakpastian. Oleh karena itu, ia memberikan arahan khusus agar data wilayah yang luluh lantak disusun rinci, rapi, dan wajib ditempel pada papan informasi lengkap dengan bukti visual potret kondisi riil lapangan. Keterbukaan ini penting demi menjaga transparansi dan akuntabilitas penanganan di mata publik.

Gubernur menginstruksikan penambahan tenda darurat posko guna mengantisipasi lonjakan warga yang membutuhkan tempat bernaung. Jalur informasi di command center pun diwanti-wanti agar tetap satu pintu, cepat, dan akurat untuk memotong rantai kepanikan akibat hoaks atau berita usang yang kerap beredar di media sosial. Sembari mematangkan manajemen informasi, Mahyeldi menegaskan bahwa keselamatan nyawa manusia dan pemenuhan logistik dasar tetap bertengger di urutan pertama sebelum melangkah ke perbaikan fisik.

Menariknya, perhatian mantan Wali Kota Padang ini juga tertuju pada klaster warga yang memilih bertahan di kediaman pribadi masing-masing ketimbang mengungsi ke posko utama. Pemantauan dan bantuan pangan untuk kelompok ini diminta tetap mengalir rata. Untuk mendukung hal itu, seluruh dokumentasi penanganan—mulai dari foto awal pra-bencana, dinamika harian, hingga laporan akhir—harus dicatat secara presisi demi memperkuat legitimasi akurasi bantuan pemerintah daerah di lapangan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Atasi Kelangkaan, Pemprov Sumbar Perketat Pengawasan BBM Subsidi

6 Juni 2026 - 12:11 WIB

Pancasila Sebagai Jangkar Persatuan Masyarakat Desa

1 Juni 2026 - 17:35 WIB

Reformasi Birokrasi Sumbar: Kualitas Pelayanan Publik Kini Naik Kelas

30 Mei 2026 - 07:50 WIB

Dinsos Jombang Salurkan Bantuan ATENSI 2026 kepada 34 Penerima Manfaat untuk Kembangkan Usaha

26 Mei 2026 - 17:20 WIB

Sapi ‘Monster’ Limosin 1,05 Ton Kiriman Presiden Prabowo Tiba di Tulungagung

26 Mei 2026 - 16:46 WIB

Satlinmas Nagari Garda Amankan Pembangunan Desa Sumatera Barat

25 Mei 2026 - 20:57 WIB

Trending di PEMDA