Situbondo Prioritaskan Akses Kesehatan Desa Pelosok, Anggarkan DBHCT Beli Ambulans Baru
Situbondo, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, merealisasikan janji politik dengan membeli 38 unit mobil ambulans baru untuk ditempatkan di desa-desa yang memiliki akses layanan kesehatan terbatas. Pengadaan mobil merek Suzuki APV tahun 2024 ini dibiayai sepenuhnya menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT). Langkah ini merupakan upaya Pemkab Situbondo untuk memastikan layanan kesehatan darurat dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menjelaskan bahwa pengadaan tahap pertama ini berjumlah 38 unit dari total 132 desa yang ada di Situbondo. Jumlah tersebut telah mencapai batas maksimal kemampuan anggaran Pemkab saat ini.
“Kami sudah mendatangkan 38 unit mobil ambulans, dan ini sudah maksimal dari kemampuan anggaran kami saat ini. Sumber anggarannya murni dari DBHCT,” kata Bupati Yusuf pada Jumat, 28 November 2025.
Prioritas Penempatan dan Kebutuhan Desa
Bupati Yusuf menegaskan bahwa mobil-mobil ambulans ini akan diprioritaskan untuk desa-desa yang terletak di wilayah pelosok dan memiliki kesulitan akses ke pusat layanan kesehatan, seperti Puskesmas atau rumah sakit.
Pemerintah Kabupaten tengah menyusun indeks kebutuhan berdasarkan kondisi geografis dan aksesibilitas tiap desa dan kecamatan. Desa yang memiliki keterbatasan akses transportasi dan jarak tempuh terjauh ke fasilitas kesehatan akan menjadi penerima utama.
“Kami kaji dan kami petakan kebutuhan ini secara mendalam. Tujuannya agar penempatan ambulans tepat sasaran, benar-benar membantu desa yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan darurat,” tambahnya.
Penggunaan DBHCT untuk pengadaan ambulans ini sejalan dengan ketentuan pemanfaatan dana cukai, yang salah satunya diarahkan untuk peningkatan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah penghasil tembakau.
Janji Politik dan Rencana Penambahan
Pengadaan mobil ambulans di setiap desa ini merupakan salah satu janji politik Bupati Yusuf pada Pilkada 2024. Meskipun baru 38 unit yang terealisasi, Bupati memastikan komitmennya untuk memenuhi janji tersebut secara bertahap.
Bupati Yusuf menyatakan bahwa Pemkab Situbondo merencanakan penambahan unit ambulans pada tahun anggaran berikutnya.
“Jika ruang fiskal (anggaran) memungkinkan, maka akan kami tambah lagi jumlah mobil ambulans ini di tahun depan. Kami akan terus berupaya agar setiap desa memiliki akses ambulans sendiri,” tutupnya, menunjukkan komitmen Pemkab untuk terus meningkatkan infrastruktur kesehatan di Situbondo.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.