Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

EKBIS · 14 Nov 2025 11:42 WIB ·

Panen Perdana Sawit Replanting: Petani Sumbar Nikmati Hasil


					Panen Perdana Sawit Replanting: Petani Sumbar Nikmati Hasil Perbesar

Sawit Rakyat Sumbar Berbuah Manis: Program Replanting 14 Ribu Hektar Beri Dampak Ekonomi Nyata

Agam, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Panen perdana kelapa sawit hasil program peremajaan atau replanting di lahan plasma Koperasi Perkebunan Sawit (KPS) Tompek Tapian Kandis, Kabupaten Agam, pada Kamis (13/11/2025), menandai keberhasilan nyata upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar). Setelah empat tahun digulirkan, program ini membuktikan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani sawit rakyat di daerah tersebut.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi kepada petani, pengurus koperasi, dan seluruh pihak yang konsisten menjalankan program ini. Ia menegaskan, tujuan utama program replanting yang dimulai sejak tahun 2018 adalah untuk meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat dengan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) di bawah Kementerian Keuangan.

Pendanaan BPDPKS Meningkat Signifikan
Sejak digulirkan, program replanting di Sumbar telah memfasilitasi peremajaan sawit rakyat seluas 14.919 hektar. Total dana hibah BPDPKS yang telah disalurkan untuk program ini di Sumbar sejak tahun 2018 mencapai sekitar Rp463 miliar.

Gubernur Mahyeldi menjelaskan adanya peningkatan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat dari waktu ke waktu. Awalnya, bantuan yang diberikan pada periode 2018–2021 adalah sebesar Rp25 juta per hektar. Jumlah ini kemudian dinaikkan menjadi Rp30 juta per hektar pada periode 2022–2024. Dan kabar baiknya, untuk tahun 2025 ini, nilai bantuan kembali ditingkatkan secara signifikan menjadi Rp60 juta per hektar. Peningkatan dana ini diharapkan semakin memotivasi petani untuk berpartisipasi dan mempercepat proses peremajaan kebun sawit mereka.

Khusus untuk KPS Tompek Tapian Kandis di Agam, total nilai bantuan yang telah diterima mencapai sekitar Rp7,95 miliar, yang diberikan dalam dua tahap, yakni pada 2020 (143,75 hektar) dan 2022 (145,30 hektar).

Agam Jadi Contoh Manajemen Replanting yang Sukses
Mahyeldi berharap capaian di Agam ini dapat menjadi model bagi daerah lain. “Capaian di Agam ini bisa menjadi contoh nyata bahwa dengan manajemen yang baik dan pendampingan yang berkelanjutan, program replanting mampu menjaga bahkan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” tambah Mahyeldi.

Bupati Agam, Benni Warlis, juga menyoroti kegiatan panen perdana ini sebagai buah sinergi positif antara pemerintah daerah, pihak perusahaan, dan petani. Menurutnya, program ini bukan sekadar upaya peningkatan produksi komoditas, tetapi merupakan langkah strategis untuk menjamin keberlanjutan ekonomi masyarakat petani sawit.

Dukungan kolaborasi ini diperkuat oleh Manager PT AMP Plantation, Mr. Low Kim Seng, yang menegaskan komitmen perusahaannya. Ia menyatakan kesiapan perusahaan untuk terus mendukung program replanting, baik di area perusahaan maupun di lahan plasma yang dikelola oleh masyarakat.

Target dan Distribusi Replanting 2025
Berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sumbar, target replanting kelapa sawit rakyat di Sumbar pada tahun 2025 adalah seluas 5.400 hektar.

Area target ini tersebar di tujuh kabupaten utama penghasil sawit di Sumatera Barat, yaitu Dharmasraya (2.000 ha), Sijunjung (500 ha), Solok Selatan (500 ha), Pesisir Selatan (600 ha), Agam (500 ha), Pasaman (300 ha), dan Pasaman Barat (1.000 ha). Total luas peremajaan yang sudah terfasilitasi dan target yang telah ditetapkan menunjukkan fokus Pemprov Sumbar dalam mentransformasi perkebunan rakyat menjadi lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bukan Cuma Berburu Turis, Ini Wajah Baru Pariwisata Masa Depan!

31 Mei 2026 - 01:38 WIB

Internet Rakyat: Senjata Baru BUMDesa Sragen Mandiri Digital

30 Mei 2026 - 18:42 WIB

Perangkat Internet Rakyat di Acara GAS 2026

Samsat Budiman: BUMDesa Gesit Amankan Pajak Desa

30 Mei 2026 - 12:22 WIB

Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Samsat Budiman

Strategi GAS Sragen 2026 Dongkrak Pendapatan Daerah

29 Mei 2026 - 16:44 WIB

Government Auto Show 2026 di Gedung Sasana Manggala Sukowati Sragen

Hilirisasi Pinang Lima Puluh Kota Menembus Pasar Ekspor

29 Mei 2026 - 10:45 WIB

Dampak Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Desa: Benarkah Sawah Terancam?

24 Mei 2026 - 15:07 WIB

Trending di EKBIS