Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

LINGKUNGAN · 22 Okt 2025 15:49 WIB ·

Simalungun Tanggap Bencana: Pemkab Pangkas Pohon Rawan Tumbang


					Simalungun Tanggap Bencana: Pemkab Pangkas Pohon Rawan Tumbang Perbesar

Simalungun, Sumatera Utara [DESA MERDEKA] Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menunjukkan kesigapan dalam mitigasi risiko bencana dengan menggelar operasi penebangan dan perantingan pohon rawan tumbang di Kecamatan Siantar pada Rabu (22/10). Inisiatif cepat tanggap ini, yang melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) serta berbagai instansi teknis terkait, merupakan respons tegas terhadap potensi ancaman keselamatan warga menjelang musim hujan dan cuaca ekstrem.

Kegiatan terpadu ini berpusat di Jalan Asahan, tepatnya di depan Perumahan Perwira Korem 022/PT. Aksi ini merupakan tindak lanjut langsung dari laporan masyarakat mengenai keberadaan pohon-pohon yang kondisinya berpotensi tumbang dan membahayakan pengguna jalan serta permukiman.

Tim terpadu yang bergerak cepat terdiri dari personel Kapolsek dan Danramil Kecamatan Siantar, Camat Siantar, para Kepala Desa/Pangulu, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, Satlantas, Dishub, Satpol PP, PLN, dan tim pelaksana lapangan. Mereka bahu-membahu menertibkan pohon-pohon yang dianggap rawan.

Camat Siantar, M. Iqbal, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud kesigapan pemerintah dalam merespons potensi bahaya. “Kami tidak hanya menebang pohon yang berpotensi tumbang, tetapi juga melakukan perantingan terhadap pohon-pohon yang terlalu rimbun di pinggir jalan. Ini semua demi memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya lugas, menekankan fokus pada keselamatan warga.

Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, memberikan apresiasi tinggi atas kerja sama lintas sektor yang terjalin erat. “Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami sangat mendukung tindakan preventif seperti ini dan akan terus melanjutkannya secara berkelanjutan, khususnya di titik-titik rawan yang telah teridentifikasi,” tegas Bupati, menggarisbawahi komitmen Pemkab terhadap tindakan pencegahan.

Pemkab Simalungun berencana untuk melanjutkan kegiatan serupa di wilayah lain yang teridentifikasi memiliki potensi risiko serupa. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu dan aktif melaporkan kondisi pohon yang dianggap membahayakan di sekitar lingkungan mereka. Melalui sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Simalungun dapat meminimalisir risiko bencana akibat pohon tumbang dan menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kolaborasi Anambas Foundation Ubah Wajah Lingkungan Kuala Maras

8 Juni 2026 - 13:19 WIB

Ancaman Agraria dan Bencana Ekologis Desa di Banjarnegara

26 Mei 2026 - 13:07 WIB

Bantuan Mobil Sampah Pangkas Transit Limbah Tarempa Barat

22 Mei 2026 - 16:34 WIB

Menguji ‘Nawaitu’ Warga Gununggempol Jadi Kiblat Sampah Nasional

18 Mei 2026 - 15:43 WIB

Benteng Akar Bambu: Cara Warga Naiola Menjinakkan Erosi Sungai

18 Mei 2026 - 14:59 WIB

Menagih Janji Bupati Saat Desa Sukses Mandiri Sampah

8 Mei 2026 - 04:40 WIB

Trending di LINGKUNGAN