Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

EKBIS · 4 Okt 2025 11:54 WIB ·

PLN Beri Bantuan, Ratusan Koloni Lebah Ga-Ga Dongkrak Ekonomi Sumbar


					PLN Beri Bantuan, Ratusan Koloni Lebah Ga-Ga Dongkrak Ekonomi Sumbar Perbesar

Nagari Koto Malintang, Agam, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan sebanyak 150 stuk koloni lebah tanpa sengat (galo-galo) kepada kelompok tani di Nagari Koto Malintang, Kabupaten Agam. Bantuan ini diserahkan pada Kamis, 2 Oktober 2025, dan secara langsung dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah.

Penyaluran bantuan ini diapresiasi tinggi oleh Gubernur Mahyeldi. Atas nama Pemerintah Provinsi Sumbar, ia menyampaikan terima kasih kepada PLN Peduli atas inisiatif yang diyakini akan memberikan manfaat besar dari segi ekonomi dan kesehatan bagi masyarakat penerima. Mahyeldi menekankan, budi daya lebah galo-galo ini selaras dengan program Dinas Kesehatan Sumbar, yakni mendorong pemanfaatan hasil hutan tanpa merusak ekosistem hutan itu sendiri.

“Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik untuk peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan, khususnya di Nagari Koto Malintang,” ujar Mahyeldi. Ia melihat program ini sebagai langkah strategis dalam mencapai kesejahteraan yang berlandaskan kelestarian lingkungan.

Mendukung Visi Agam dan Keseimbangan Ekosistem Hutan
Dukungan serupa juga datang dari Pemerintah Kabupaten Agam. Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Mhd. Lutfi AR, S.H., M.Si., yang mewakili Bupati Agam, menyampaikan bahwa bantuan kloni lebah galo-galo ini merupakan inisiatif yang sangat positif bagi masyarakat.

Ia berharap kelompok tani penerima dapat serius menjalankan budi daya galo-galo agar hasilnya optimal secara ekonomi. Menurut Lutfi, lebah tanpa sengat ini tidak hanya berharga karena menghasilkan madu yang bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan melalui proses penyerbukan.

Pemerintah Kabupaten Agam secara khusus menyampaikan apresiasi kepada PT PLN karena telah mendukung visi daerah dalam membangun masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera, tanpa mengesampingkan aspek kelestarian lingkungan. Bantuan ini dianggap sebagai implementasi nyata dari sinergi antara BUMN dan pemerintah daerah dalam pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan serah terima bantuan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar, General Manager (GM) PLN UID Sumbar, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Agam dan Forkopimca, Wali Nagari Koto Malintang dan Salingka Danau, serta perwakilan akademisi, termasuk Ketua Unand Halal Center Padang, dan seluruh anggota kelompok tani se-Koto Malintang. Penyerahan 150 koloni lebah galo-galo ini diharapkan menjadi pemicu bagi peningkatan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan di kawasan hutan Agam.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bukan Cuma Berburu Turis, Ini Wajah Baru Pariwisata Masa Depan!

31 Mei 2026 - 01:38 WIB

Internet Rakyat: Senjata Baru BUMDesa Sragen Mandiri Digital

30 Mei 2026 - 18:42 WIB

Perangkat Internet Rakyat di Acara GAS 2026

Samsat Budiman: BUMDesa Gesit Amankan Pajak Desa

30 Mei 2026 - 12:22 WIB

Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Samsat Budiman

Strategi GAS Sragen 2026 Dongkrak Pendapatan Daerah

29 Mei 2026 - 16:44 WIB

Government Auto Show 2026 di Gedung Sasana Manggala Sukowati Sragen

Hilirisasi Pinang Lima Puluh Kota Menembus Pasar Ekspor

29 Mei 2026 - 10:45 WIB

Dampak Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Desa: Benarkah Sawah Terancam?

24 Mei 2026 - 15:07 WIB

Trending di EKBIS