Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 23 Sep 2025 13:30 WIB ·

Jawa Tengah Siap Jadi Sentra Cabai Nasional


					Jawa Tengah Siap Jadi Sentra Cabai Nasional Perbesar

Magelang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Para petani cabai di Jawa Tengah kini memiliki garda depan baru untuk mengamankan pasokan dan menstabilkan harga komoditas. Dalam sebuah acara di Magelang, Jawa Tengah secara resmi meluncurkan Champion Jawa Tengah, sebuah inisiatif yang ditujukan untuk meningkatkan produksi cabai. Acara yang diselenggarakan di GOR Pakis, Magelang, ini dihadiri oleh 1.000 petani cabai dari Kabupaten Magelang, 15 champion dari 15 kabupaten se-Jawa Tengah, serta Gubernur Jawa Tengah dan Dirjen Hortikultura.


Inisiatif ini hadir sebagai jawaban atas lonjakan harga cabai merah keriting yang baru-baru ini menyentuh angka Rp55.000 per kilogram. Untuk mengatasi fluktuasi harga tersebut, pemerintah mengambil langkah strategis dengan mengukuhkan para champion sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam mengelola produksi cabai di daerah masing-masing.

Ketua Champion Cabai Jawa Tengah, Sunan, yang juga berasal dari Kelompok Tani Manunggal Rosso, menyampaikan kebanggaannya atas pengukuhan ini. Ia menjelaskan bahwa inisiatif ini sudah digagas sejak 2016, dengan Kelompok Tani Manunggal Rosso di Kabupaten Semarang sebagai sekretariat dan percontohan.

“Alhamdulillah champion Jawa Tengah mendapat kehormatan. Ini karena kebetulan Pak Gubernur mengukuhkan kami sebagai champion di 15 kabupaten,” ujar Sunan.

Sebagai bagian dari program ini, tiga champion dari Grobogan, Semarang, dan Blora menerima bantuan greenhouse untuk mendukung budi daya cabai yang lebih modern. Di sekretariat Champion Jawa Tengah, yang terletak di Dusun Badan Gunung, Desa Badan, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, sudah tersedia berbagai jenis greenhouse, termasuk untuk sayur-mayur, melon, dan cabai.

“Di sekretariat ini sudah ada greenhouse manual dan ada yang sudah pakai digitalisasi. Inilah wujud kerja sama kami dengan pemerintah daerah dan BI Cabang Semarang,” tambah Sunan.

Gubernur Jawa Tengah memberikan tugas khusus kepada para champion untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah di wilayahnya masing-masing. Mereka diminta memastikan semua bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan baik demi meningkatkan produksi cabai. Tujuannya adalah untuk mengamankan pasokan pada bulan-bulan kritis seperti Oktober, November, dan Desember, serta mengantisipasi kebutuhan selama perayaan Idul Fitri di awal tahun 2026.

Sekretariat Champion Jawa Tengah di Ambarawa kini menjadi rujukan bagi daerah lain yang ingin meniru program serupa. Lokasinya sering dikunjungi untuk studi banding dari pemerintah provinsi di luar Jawa Tengah maupun kabupaten/kota di sekitarnya. Hal ini membuktikan bahwa model kolaborasi ini menjadi contoh sukses dalam pengelolaan pertanian yang berkelanjutan dan modern.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Warga Desa Marikapal Sambut Harapan Baru Terang Listrik PLN dan Penataan Infrastruktur

2 September 2026 - 09:43 WIB

DKP Banggai dan LAUTRA Sulteng Matangkan Jadwal Musdes Sosialisasi

27 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Dari Voucher Seharga 10 ribu, Yogi Berakhir di Balik Jeruji

27 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Trending di RAGAM