Pasimarannu, Kepulauan Selayar [DESAMERDEKA] – Sorak sorai penonton memadati Lapangan Garuda Bonerate pada Senin, 1 September 2025, menandai akhir dari gelaran akbar yang telah dinantikan: Turnamen Sepak Bola Pasimarannu Cup 2025. Pesta olahraga masyarakat kepulauan yang bergulir sejak awal Agustus ini tak hanya menyajikan pertandingan sengit, namun juga menjadi momentum berharga untuk merajut kebersamaan.

Ketua Panitia Pelaksana, Hamsin, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung turnamen. Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan ini adalah wujud nyata kebersamaan masyarakat Pasimarannu. “Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pemerintah kecamatan, masyarakat, instansi vertikal, sponsor, donatur, serta seluruh panitia yang bekerja keras dari awal hingga akhir. Dukungan ini menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat kita,” ujarnya.

Penutupan resmi dilakukan oleh Kapolsek Pasimarannu, Iptu Hasan, S.Sos., yang mewakili Tripika kecamatan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya nilai sportivitas dan kebersamaan. “Menang atau kalah adalah hal biasa, yang lebih penting adalah sportivitas dan kebersamaan. Turnamen ini kita harapkan menjadi ruang memperkuat silaturahmi sekaligus memacu semangat masyarakat untuk membangun Pasimarannu dan Selayar,” ungkapnya disambut sorak penonton.

Turnamen yang berlangsung selama sebulan penih tersebut menjadi pusat perhatian masyarakat. Penonton dari berbagai desa berbondong-bondong hadir, pedagang kecil ikut meramaikan suasana, sementara anak-anak menikmati kemeriahan di tepi lapangan. Ajang ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga pesta rakyat yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat.
Penutupan ditandai dengan pernyataan resmi Kapolsek: “Dengan mengucapkan Alhamdulillah, Turnamen Sepak Bola Pasimarannu Cup 2025 saya nyatakan ditutup dengan resmi.” Kalimat itu disambut tepuk tangan meriah hadirin, menegaskan bahwa Pasimarannu Cup 2025 bukan hanya soal siapa juara, melainkan juga kebanggaan dan kebersamaan masyarakat Pasimarannu serta Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Ketika suara rakyat dibungkan, jurnalisme menjadi senjata. Kami hadir bukan hanya untuk melaporkan, tapi untuk mengingatkan bahwa keadilan dimulai dari keberanian menyuarakan kebenaran. Di balik setiap berita, ada tekad untuk menjadikan desa lebih sadar, lebih berdaya, dan benar-benar merdeka.”
HP : 081355523999
















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.