Semarang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Semangat perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, terasa berbeda. Bukan sekadar lomba biasa, kali ini kebersamaan dirayakan lewat ajang olahraga yang unik dan menarik, yakni “Bola Voli Brutal”. Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Kecamatan Jambu, Suyitno,S.Pd.SD.,M.Pd., menuturkan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar pertandingan, melainkan momen untuk menyatukan dan mempererat tali silaturahmi seluruh elemen pendidikan, baik guru maupun siswa.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini mendapatkan sambutan hangat dan dukungan penuh dari para guru SD se-Kecamatan Jambu. Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Jambu, Ibu Endang Puji Watiningsih, S.Pd., M.Si., mengungkapkan bahwa acara ini adalah wujud nyata dari semangat kolaborasi dan kesatuan para kepala sekolah. “Antusiasme, semangat, dan rasa bahagia bersatu dalam kegiatan positif ini,” ujarnya, menekankan pentingnya integrasi antar sekolah sebagai modal penting untuk melangkah ke depan.
Sementara itu, dari sisi olahraga, Ketua Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Kecamatan Jambu, Ibu Erna Febriani, S.Pd., menambahkan sudut pandang yang tak kalah menarik. Beliau meyakini bahwa pendidikan olahraga bagi anak-anak harus dikemas secara menyenangkan, penuh kegembiraan, dan kekompakan. Bola Voli Brutal menjadi jawaban atas gagasan tersebut. Permainan ini menjadi daya tarik tersendiri karena merupakan hal baru di Kabupaten Semarang dan belum memiliki aturan baku yang ketat.

Permainan ini dirancang secara fleksibel demi mengutamakan hiburan dan kebahagiaan peserta. Beberapa aturan dasarnya pun disederhanakan: setiap tim terdiri dari lima pemain, mereka saling berhadapan untuk mengumpulkan poin hingga 21, dan bola tidak boleh dipegang lebih dari sepuluh detik. Lapangan yang digunakan pun seukuran lapangan bulu tangkis, dengan tinggi net yang sama.
Acara ini diikuti oleh siswa dari 19 SD se-Kecamatan Jambu yang bertanding pada Rabu, 6 Agustus 2025, dan dilanjutkan dengan pertandingan para guru pada Kamis, 7 Agustus 2025. Kegiatan ini berlokasi di SD Gondoriyo, Desa Gondoriyo, Kecamatan Jambu. Pak Yuli, salah satu guru peserta, berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi pemacu semangat kolaborasi di masa mendatang. Bapak Suyitno juga menutup acara dengan harapan agar seluruh institusi pendidikan dan wali murid memberikan dukungan, serta menjadikan kegiatan ini sebagai semangat bersama dalam membangun Indonesia yang sehat.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.