Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 7 Agu 2025 18:53 WIB ·

Bola Voli Brutal: Pesta Olahraga Unik di Jambu


					Bola Voli Brutal: Pesta Olahraga Unik di Jambu Perbesar

Semarang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Semangat perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, terasa berbeda. Bukan sekadar lomba biasa, kali ini kebersamaan dirayakan lewat ajang olahraga yang unik dan menarik, yakni “Bola Voli Brutal”. Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Kecamatan Jambu, Suyitno,S.Pd.SD.,M.Pd., menuturkan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar pertandingan, melainkan momen untuk menyatukan dan mempererat tali silaturahmi seluruh elemen pendidikan, baik guru maupun siswa.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini mendapatkan sambutan hangat dan dukungan penuh dari para guru SD se-Kecamatan Jambu. Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Jambu, Ibu Endang Puji Watiningsih, S.Pd., M.Si., mengungkapkan bahwa acara ini adalah wujud nyata dari semangat kolaborasi dan kesatuan para kepala sekolah. “Antusiasme, semangat, dan rasa bahagia bersatu dalam kegiatan positif ini,” ujarnya, menekankan pentingnya integrasi antar sekolah sebagai modal penting untuk melangkah ke depan.

Sementara itu, dari sisi olahraga, Ketua Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Kecamatan Jambu, Ibu Erna Febriani, S.Pd., menambahkan sudut pandang yang tak kalah menarik. Beliau meyakini bahwa pendidikan olahraga bagi anak-anak harus dikemas secara menyenangkan, penuh kegembiraan, dan kekompakan. Bola Voli Brutal menjadi jawaban atas gagasan tersebut. Permainan ini menjadi daya tarik tersendiri karena merupakan hal baru di Kabupaten Semarang dan belum memiliki aturan baku yang ketat.

Permainan ini dirancang secara fleksibel demi mengutamakan hiburan dan kebahagiaan peserta. Beberapa aturan dasarnya pun disederhanakan: setiap tim terdiri dari lima pemain, mereka saling berhadapan untuk mengumpulkan poin hingga 21, dan bola tidak boleh dipegang lebih dari sepuluh detik. Lapangan yang digunakan pun seukuran lapangan bulu tangkis, dengan tinggi net yang sama.

Acara ini diikuti oleh siswa dari 19 SD se-Kecamatan Jambu yang bertanding pada Rabu, 6 Agustus 2025, dan dilanjutkan dengan pertandingan para guru pada Kamis, 7 Agustus 2025. Kegiatan ini berlokasi di SD Gondoriyo, Desa Gondoriyo, Kecamatan Jambu. Pak Yuli, salah satu guru peserta, berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi pemacu semangat kolaborasi di masa mendatang. Bapak Suyitno juga menutup acara dengan harapan agar seluruh institusi pendidikan dan wali murid memberikan dukungan, serta menjadikan kegiatan ini sebagai semangat bersama dalam membangun Indonesia yang sehat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 110 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Strategi BUMDes dan Pemda Jaga Pangan Lokal dari Impor

24 Mei 2026 - 16:47 WIB

Indonesia di Persimpangan: Restorasi Kepercayaan Ekonomi Menembus Batas Desa

23 Mei 2026 - 14:58 WIB

Masyarakat Adat Tolak Skema Hutan Desa Sorong Selatan

22 Mei 2026 - 15:00 WIB

Mini Soccer Kalibukbuk: Hiburan Sehat Pemicu Ekonomi Desa

18 Mei 2026 - 14:05 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 29: Menguatkan Ekonomi Kreatif

17 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 28: Musyawarah Desa Terbuka

14 Mei 2026 - 06:50 WIB

Trending di RAGAM