Jakarta [DESA MERDEKA] – Dalam program Meet The Leaders, Sabtu (19/07/2025) di Universitas Paramadina Jakarta didapuk sebagai pembicara Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid.
Beliau menyoroti tantangan ekonomi Indonesia. Ia menyampaikan kekhawatiran atas dampak perubahan geopolitik global, yang mengakibatkan daya beli masyarakat menurun meskipun angka pengangguran terbuka turun, jumlah pengangguran justru meningkat.
Arsjad menekankan bahwa 60% angkatan kerja Indonesia berada di sektor informal, mencerminkan lemahnya penciptaan lapangan kerja formal. Investasi yang masuk pun cenderung padat modal, bukan padat karya, dan terhambat oleh berbagai birokrasi. Ia juga mengungkapkan fenomena migrasi tenaga kerja terampil ke luar negeri akibat upah dan jaminan sosial yang lebih baik.
Lebih lanjut, Arsjad memperingatkan bahwa bonus demografi Indonesia dapat menjadi bencana jika tidak disertai ketersediaan lapangan kerja yang memadai. Ia memperkenalkan strategi 3G: Grow People, Gear Up Industry, dan Go Green.
Grow People berfokus pada pembangunan talenta global, meskipun realitasnya sebagian besar angkatan kerja Indonesia berpendidikan rendah. Gear Up Industry mendorong reindustrialisasi berbasis nilai tambah dan pemerataan, termasuk hilirisasi mineral, manufaktur strategis, dan pelibatan UMKM. Terakhir, Go Green menjadikan transisi energi sebagai peluang pertumbuhan ekonomi baru, melibatkan re-skilling pekerja dan pembiayaan hijau.
Acara ini diharapkan menginspirasi mahasiswa Universitas Paramadina untuk berkontribusi dalam mengatasi tantangan bangsa.

Penggiat Desa. Lakukan yang Perlu saja (Prioritas).
Kita Gak perlu memenangkan semua Pertempuran.
Tinggal di Padang Pariaman, Sumatera Barat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.