Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 9 Jul 2025 14:44 WIB ·

Mendes PDT Canangkan Garut Bersinar: Perang Narkoba dari Desa


					Mendes PDT Canangkan Garut Bersinar: Perang Narkoba dari Desa Perbesar

Garut, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, didampingi Wakil Mendes PDT, Ariza Patria, menghadiri pencanangan program “Desa Bersinar Menuju Garut Tangguh Bersinar” di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, pada Rabu (9/7/2025). Kedatangan Mendes Yandri ini secara khusus untuk menetapkan Desa Sancang sebagai Desa Bersinar, yang berarti bebas dari narkoba.

Mendes Yandri menegaskan komitmen kementeriannya bersama BNN dan Baharkam Mabes Polri untuk turun langsung ke desa dan menyatakan perang terhadap narkoba. “Kami akan merancang pembangunan satuan tugas (satgas) anti-narkoba di tingkat desa. Nantinya, seluruh perangkat desa, termasuk BPD, akan menjalani tes urine,” jelas Mendes Yandri.

Langkah ini sangat penting, mengingat pembangunan desa termasuk dalam Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto, yaitu “Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan.” Mantan Wakil Ketua MPR RI ini menekankan bahwa pembangunan tidak hanya mencakup fisik, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusianya. Mendes Yandri menegaskan bahwa kementeriannya serius dalam menangani isu narkoba yang kini telah menyentuh wilayah pedesaan. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengkategorikan narkoba sebagai Extraordinary Crime, sejajar dengan korupsi dan terorisme.

Untuk mendukung upaya ini, Mendes Yandri mengajak warga desa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan positif dan menyukseskan program-program pemerintah yang ada di desa. Sebagai contoh, pemerintah telah meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih, yang dapat dimanfaatkan warga dengan delapan unit usaha, mulai dari simpan pinjam hingga klinik kesehatan. “Pemuda desa dapat turut serta menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menanam bahan baku seperti sayuran, tomat, dan bahan baku lainnya,” tambah Mendes Yandri.

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri, Komjen Fadil Imran, menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan BNN dan Kementerian Desa PDTT dalam memerangi narkoba, dimulai dari level desa. “Saya sepakat bahwa lebih baik mencegah daripada harus menangkap pengguna narkoba,” ujar mantan Kapolda Metro Jaya ini. Komjen Fadil juga sepakat bahwa narkoba telah merambah ke desa-desa, sehingga program Desa Bersinar ini sangat strategis untuk upaya pencegahan di tingkat akar rumput.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Marthinus Hukom, menjelaskan bahwa BNN tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada penguatan komunitas, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat sebagai garda terdepan pencegahan. BNN menilai keberhasilan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak. Sinergi ini diperkuat dengan keterlibatan aktif masyarakat melalui pembentukan relawan, agen pemulihan, dan kelompok kerja dari tingkat desa hingga lingkungan pendidikan.

Sebagai bagian dari penguatan P4GN, telah ditandatangani Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian Desa PDT dan BNN. Intervensi khusus akan dilakukan di Desa Sancang, Garut, Jawa Barat, yang akan dijadikan model desa pesisir tangguh dan bersih narkoba. Desa Sancang dipilih sebagai lokus utama karena posisinya yang strategis di pesisir selatan Garut, berbatasan langsung dengan Kabupaten Tasikmalaya. Dengan luas wilayah 5.234,49 hektare, garis pantai 12,76 km, dan jumlah penduduk 7.170 jiwa, desa ini dikenal sebagai jalur rawan penyelundupan narkotika. Potensi desa ini juga didukung keberadaan pelabuhan tikus (Cipangkis, Cibako, Cipanglembuan), infrastruktur pendidikan lengkap, tempat ibadah, serta lembaga sosial dan kelompok relawan yang siap berkolaborasi.

BNN berharap melalui sinergi dan kolaborasi yang erat ini, seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama membangun desa yang tangguh dan bersih dari narkoba. BNN mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat ketahanan keluarga, dan menjadi bagian dari gerakan nasional mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

Acara pencanangan ini turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, para kepala desa, anggota BPD, dan pendamping desa. Mendes Yandri juga didampingi oleh Sekretaris Jenderal Taufik Madjid, Inspektur Jenderal Teguh, dan Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan (PDP) Nugroho Setijo Nagoro.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kepala Desa Jarang Ngantor Jadi Ancaman Serius Pembangunan

24 April 2026 - 22:13 WIB

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Optimisme Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Bukan Beban Anggaran, Pers Adalah Perisai Antikorupsi Desa

21 April 2026 - 12:33 WIB

Hentakan Kuntau Bonerate: Memuliakan Pemimpin dengan Ketulusan Adat

20 April 2026 - 22:34 WIB

Trending di RAGAM