Sumberjaya, Majalengka [DESA MERDEKA] – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sinarmedia di Majalengka telah membuktikan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan siap bersaing di dunia kerja. Meski baru diresmikan pada April 2025, kiprah LPK ini sudah membuahkan hasil nyata, terutama dalam menyalurkan tenaga kerja terampil ke perusahaan garmen lokal.
Salah satu kisah sukses datang dari Ayip Ryan Abdurrahman, peserta pelatihan menjahit yang tak lama kemudian diterima bekerja di sebuah perusahaan garmen. “Saat tes praktik di perusahaan, saya merasa percaya diri karena sudah punya bekal dari pelatihan di LPK. Alhamdulillah, saya dinyatakan lulus,” ungkap Ayip dengan antusias.

Pengalaman inspiratif lainnya dibagikan oleh Dede Ferianto, seorang lulusan sekolah dasar (SD). Dede berhasil membuktikan bahwa keterampilan dapat mengalahkan keterbatasan ijazah formal berkat pelatihan di LPK Sinarmedia. “Saya hanya lulusan SD. Tapi setelah belajar di LPK, saya jadi bisa menjahit dan diterima kerja di pabrik. Saya senang dan tidak menyangka,” tutur Dede dengan mata berbinar. Kisah Dede menjadi gambaran nyata bagaimana LPK Sinarmedia memberikan harapan dan membuka pintu masa depan bagi mereka yang selama ini mungkin merasa terpinggirkan oleh sistem.
Keberadaan LPK Sinarmedia menjadi angin segar bagi masyarakat Majalengka, khususnya generasi muda yang ingin bekerja namun belum memiliki keahlian. Lembaga ini membuktikan bahwa usia dan latar belakang pendidikan bukanlah halangan untuk berkontribusi besar dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam waktu singkat, LPK Sinarmedia telah berhasil melatih dan menyalurkan peserta ke sejumlah perusahaan di Kabupaten Majalengka, terutama di sektor industri garmen yang tengah berkembang pesat.
Pimpinan LPK Sinarmedia, Taufik Nurdin, menegaskan bahwa lembaga ini lahir untuk menjawab kebutuhan riil dunia industri akan tenaga kerja yang memiliki kompetensi. “LPK Sinarmedia hadir untuk membentuk tenaga kerja yang memiliki kompetensi kerja dan siap bersaing di dunia industri,” jelasnya. Langkah ini selaras dengan program Bupati Majalengka yang secara aktif memberantas praktik pungutan liar dalam proses rekrutmen calon tenaga kerja. Pemerintah daerah mendorong agar proses rekrutmen dilakukan melalui lembaga resmi seperti LPK atau Balai Latihan Kerja (BLK), memastikan calon pekerja memiliki bekal keterampilan yang memadai sebelum memasuki dunia kerja.

Membaca, Menulis, dan Membumi di Desa


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.