Arung Ayam, Natuna [DESA MERDEKA] Desa Arung Ayam, Serasan Timur, kini diselimuti kabut kegelisahan. Rusida, atau yang akrab disapa Cek Si, dinyatakan hilang sejak Minggu (15/6/2025) saat menyusul suaminya di lereng Gunung Nek Teke. Hingga hari ketujuh, rimba Pulau Serasan seolah membisu, menambah daftar panjang misteri hilangnya warga di area pegunungan yang kini tercatat telah memakan dua korban.
Titik terakhir Cek Si terlihat berada di persimpangan menuju Tebing Nek Teke. Ironisnya, percakapan terakhirnya dengan seorang warga bernama Arina Pop sempat terdengar hingga ke rumah tetangga terdekat. Namun, hanya dalam sekejap, jejak perempuan malang itu lenyap tanpa sisa, meninggalkan tanda tanya besar bagi seluruh masyarakat Batu Ampar.
Firasat Ganjil dan Isyarat Perpisahan
Sebelum musibah terjadi, warga menyadari perubahan perilaku Cek Si yang tidak biasa. Pada sebuah hajatan tetangga, ia menyalami seluruh tamu satu per satu sambil menitikkan air mata. Momen emosional tersebut kini dikenang warga sebagai firasat atau isyarat perpisahan sebelum ia benar-benar hilang ditelan lebatnya hutan Nek Teke.

Upaya pencarian pun dilakukan secara kolaboratif antara Tim SAR, pihak keamanan, dan masyarakat. Tak hanya penyisiran fisik, pihak keluarga bahkan melibatkan paranormal. Suasana sempat mencekam saat seorang paranormal kerasukan dan melontarkan pernyataan yang memutus asa: Cek Si disebut telah “disimpan” di alam lain dan tidak akan kembali lagi.

Fenomena Aneh di Tengah Zikir Bersama
Memasuki hari keenam, pencarian fisik diperkuat dengan pendekatan spiritual. Para pemuka agama berkumpul di lokasi terakhir hilangnya korban untuk membacakan Surat Yasin dan doa bersama. Di tengah kekhusyukan doa, serangkaian kejadian janggal dilaporkan terjadi: suara benda jatuh dari pohon tanpa sumber jelas hingga aroma menyengat yang tiba-tiba muncul lalu hilang seketika.

Ritual doa tersebut diakhiri dengan hembusan angin kencang dan hujan deras yang memaksa pencarian dihentikan sementara. Masyarakat Pulau Serasan kini berharap pada kekuatan doa bersama di hari ketujuh. Kasus ini menjadi perhatian serius, bukan hanya karena keselamatan korban, tetapi juga sebagai momentum warga untuk memahami fenomena berulang di balik angkernya area pegunungan Pulau Serasan.
Alhamdulillah for everything, Allah is Rich, increase my wealth and bless everything
















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.