Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 21 Jun 2025 11:31 WIB ·

Misteri Gunung Nek Teke: Teka-teki Hilangnya Cek Si


					Suasana Lokasi Pencarian Nek Si di Lereng Gunung Nek Teke Serasan, (20/6),  Fandi. Perbesar

Suasana Lokasi Pencarian Nek Si di Lereng Gunung Nek Teke Serasan, (20/6), Fandi.

Arung Ayam, Natuna [DESA MERDEKA] Desa Arung Ayam, Serasan Timur, kini diselimuti kabut kegelisahan. Rusida, atau yang akrab disapa Cek Si, dinyatakan hilang sejak Minggu (15/6/2025) saat menyusul suaminya di lereng Gunung Nek Teke. Hingga hari ketujuh, rimba Pulau Serasan seolah membisu, menambah daftar panjang misteri hilangnya warga di area pegunungan yang kini tercatat telah memakan dua korban.

Titik terakhir Cek Si terlihat berada di persimpangan menuju Tebing Nek Teke. Ironisnya, percakapan terakhirnya dengan seorang warga bernama Arina Pop sempat terdengar hingga ke rumah tetangga terdekat. Namun, hanya dalam sekejap, jejak perempuan malang itu lenyap tanpa sisa, meninggalkan tanda tanya besar bagi seluruh masyarakat Batu Ampar.

Firasat Ganjil dan Isyarat Perpisahan
Sebelum musibah terjadi, warga menyadari perubahan perilaku Cek Si yang tidak biasa. Pada sebuah hajatan tetangga, ia menyalami seluruh tamu satu per satu sambil menitikkan air mata. Momen emosional tersebut kini dikenang warga sebagai firasat atau isyarat perpisahan sebelum ia benar-benar hilang ditelan lebatnya hutan Nek Teke.

Suasana Lokasi Pencarian Nek Si di Lereng Gunung Nek Teke Serasan, (20/6), Fandi.

Upaya pencarian pun dilakukan secara kolaboratif antara Tim SAR, pihak keamanan, dan masyarakat. Tak hanya penyisiran fisik, pihak keluarga bahkan melibatkan paranormal. Suasana sempat mencekam saat seorang paranormal kerasukan dan melontarkan pernyataan yang memutus asa: Cek Si disebut telah “disimpan” di alam lain dan tidak akan kembali lagi.

Fenomena Aneh di Tengah Zikir Bersama
Memasuki hari keenam, pencarian fisik diperkuat dengan pendekatan spiritual. Para pemuka agama berkumpul di lokasi terakhir hilangnya korban untuk membacakan Surat Yasin dan doa bersama. Di tengah kekhusyukan doa, serangkaian kejadian janggal dilaporkan terjadi: suara benda jatuh dari pohon tanpa sumber jelas hingga aroma menyengat yang tiba-tiba muncul lalu hilang seketika.

Suasana Lokasi Pencarian Nek Si di Lereng Gunung Nek Teke Serasan, (20/6), Fandi.

Ritual doa tersebut diakhiri dengan hembusan angin kencang dan hujan deras yang memaksa pencarian dihentikan sementara. Masyarakat Pulau Serasan kini berharap pada kekuatan doa bersama di hari ketujuh. Kasus ini menjadi perhatian serius, bukan hanya karena keselamatan korban, tetapi juga sebagai momentum warga untuk memahami fenomena berulang di balik angkernya area pegunungan Pulau Serasan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 769 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Asa Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Bukan Beban Anggaran, Pers Adalah Perisai Antikorupsi Desa

21 April 2026 - 12:33 WIB

Hentakan Kuntau Bonerate: Memuliakan Pemimpin dengan Ketulusan Adat

20 April 2026 - 22:34 WIB

Luka di Bacan Barat: Saat Dana Kesehatan Desa Dikorupsi

20 April 2026 - 22:18 WIB

Bukan Sekadar Plakat: Vasko Ruseimy dan Solidaritas Kebencanaan Sumbar

17 April 2026 - 14:54 WIB

Trending di RAGAM