Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KESEHATAN · 17 Jun 2025 13:14 WIB ·

Kabuaran Lumajang: Desa Percontohan, Nol Kasus Stunting


					Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat mengunjungi Posyandu Desa Kabuaran pada Senin (16/6/2025). Perbesar

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat mengunjungi Posyandu Desa Kabuaran pada Senin (16/6/2025).

Lumajang, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, menorehkan prestasi gemilang dengan mencapai nol kasus stunting pada pertengahan Juni 2025. Capaian ini menjadikan Desa Kabuaran layak disebut sebagai desa percontohan nasional dalam percepatan penurunan stunting.

Penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat kunjungannya ke Posyandu Desa Kabuaran pada Senin, 16 Juni 2025. Ia mengapresiasi tinggi komitmen para kader posyandu serta partisipasi aktif masyarakat yang secara konsisten mendukung layanan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) berkualitas.

“Ini bukan sekadar angka nol, melainkan bukti nyata kerja keras masyarakat dan kader di tingkat desa dalam memastikan anak-anak tumbuh sehat dan bebas stunting,” ujar Dewi Natalia.

Keberhasilan Desa Kabuaran selaras dengan data makro Kabupaten Lumajang yang menunjukkan penurunan angka stunting signifikan, dari 29,9 persen pada tahun 2024 menjadi 23,4 persen di awal 2025. Pemerintah Kabupaten Lumajang menargetkan angka ini terus menurun hingga 18 persen pada akhir tahun, mendekati target nasional.

Penguatan Posyandu dan Edukasi Keluarga

Kunci keberhasilan Desa Kabuaran terletak pada penguatan layanan posyandu berbasis ILP yang terintegrasi dengan intervensi gizi spesifik dan sensitif. Salah satu strategi utamanya adalah pemberian makanan tambahan (PMT) bergizi yang dibuat dari bahan pangan lokal. Bahan seperti telur, tempe, kacang hijau, dan sayuran diolah menjadi menu PMT yang disesuaikan dengan kondisi balita berdasarkan hasil timbang bulanan mereka.

Lebih dari sekadar layanan dasar, Posyandu Kabuaran juga berfungsi sebagai pusat edukasi keluarga. Para ibu dibekali pengetahuan komprehensif mengenai pentingnya ASI eksklusif, makanan pendamping ASI (MPASI) yang sehat, kebersihan lingkungan, dan pola pengasuhan anak yang tepat. Peran kader posyandu sangat menonjol dalam membangun kesadaran masyarakat secara menyeluruh.

Dewi Natalia menegaskan bahwa capaian ini adalah bukti konkret efektivitas pendekatan dari bawah ke atas (bottom-up) yang berjalan optimal, berkat komitmen dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat. “Kita tidak bisa hanya bergantung pada program pusat. Harus dimulai dari desa. Dan Desa Kabuaran telah membuktikannya,” tegasnya.

Ia mendorong agar desa-desa lain meniru strategi yang diterapkan di Kabuaran, termasuk pengalokasian anggaran desa untuk PMT yang tepat sasaran dan penguatan fungsi edukatif posyandu. “Gerakan ini harus menjadi gerakan kolektif lintas desa dan lintas sektor, karena stunting adalah urusan kita semua,” tambahnya.

Dengan semangat dan komitmen yang terus dijaga, Dewi Natalia optimistis Kabupaten Lumajang akan menjadi daerah unggul dalam pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini. “Kita mulai dari desa, demi masa depan anak-anak yang lebih sehat, lebih kuat, dan siap bersaing,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menghitung Detak Jantung Generasi: Cara Singosari Melawan Stunting

21 Juli 2026 - 21:03 WIB

Rakor Kader Pembangunan Manusia Kecamatan Singosari membahas percepatan penurunan stunting melalui e-HDW di Hall Room Desa Ardimulyo

Layanan Jiwa PDSKJI Sumbar Sasar Pelosok Nagari

20 Juli 2026 - 20:19 WIB

Digitalisasi Hati dari Desa: Gerakan Akar Rumput Sigap Melati

1 Juli 2026 - 19:58 WIB

Penanganan Stunting Desa Langlang melalui Rembuk Stunting

Korupsi SKTM RSUD Tulungagung Cederai Hak Sehat Warga Desa

26 Juni 2026 - 18:05 WIB

Desa Dengkol Mengubah Rembug Stunting Menjadi Laboratorium Solusi

24 Juni 2026 - 13:34 WIB

Syarat MCU Bakal Calon Kades Bekasi Kini Lebih Mudah

18 Juni 2026 - 05:20 WIB

Trending di KESEHATAN