Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Fasilitas kesehatan plat merah di Kabupaten Bekasi tengah menjadi sorotan tajam setelah dua warga desa melaporkan dugaan malapraktik tragis di RSUD Cabangbungin. Bayu Fadilah, pemuda asal Desa Karangharja, harus kehilangan bola mata kanannya setelah diagnosis yang berubah-ubah, sementara Dewi Pratiwi dari Desa Sukakarsa menjalani operasi sesar tanpa persetujuan keluarga (informed consent).
Kasus memilukan ini mencuat ke publik sebagai alarm keras atas lemahnya etika medis dan perlindungan pasien di wilayah tersebut. Bayu, yang awalnya didiagnosis menderita DBD, kini harus menanggung cacat permanen akibat tindakan medis yang dinilai serampangan oleh pihak keluarga.

Pelanggaran Prosedur dan Hak Pasien
Kejadian yang menimpa Dewi Pratiwi menambah daftar panjang rapor merah layanan kesehatan. Tindakan operasi sepihak tanpa persetujuan resmi bukan hanya menabrak etika, tetapi juga melanggar Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Pasal 58 dan 59 undang-undang tersebut secara tegas menjamin hak pasien atas informasi dan persetujuan tindakan medis.
Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) mengecam keras peristiwa ini. Ketua Umum AKPERSI, Rino Triyono, menegaskan bahwa negara tidak boleh tinggal diam ketika rakyat kecil menjadi tumbal kelalaian sistem. Pihaknya mendesak RSUD Cabangbungin untuk bertanggung jawab penuh dan transparan dalam mengungkap kebenaran di balik kasus ini.
Jeritan Keadilan untuk Pemimpin Negeri
Dalam kondisi fisik yang memprihatinkan, Bayu Fadilah menyampaikan permohonan langsung kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan Presiden RI, Prabowo Subianto. “Kami rakyat kecil hanya ingin keadilan,” ucap Bayu terbata-bata, mencerminkan keputusasaan warga desa yang merasa tidak berdaya menghadapi sistem kesehatan yang tidak profesional.
Kasus ini menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten Bekasi. Keberpihakan negara kini diuji: apakah akan menindak tegas oknum yang lalai atau membiarkan warga desa terus berjuang sendirian di tengah trauma fisik dan mental yang mendalam.
misru Ariyanto jurnalis desamerdeka, saat ini menjabat sekretaris parade Nusantara DPD kabupaten Bekasi


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.