Pekanbaru [DESA MERDEKA] – Program “Galeh Babelok” yang digagas oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, tak hanya berfokus pada potensi investasi, namun juga secara intensif mempromosikan sektor pariwisata dan produk Industri Kecil Menengah (IKM) unggulan daerah. Program ini sukses menarik perhatian perantau Minang di Provinsi Riau, menjadikannya jembatan bagi kekayaan budaya dan alam Ranah Minang.
Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Luhur Budianda, menjelaskan bahwa promosi pariwisata dalam program “Galeh Babelok” melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Rombongan yang hadir ke Riau tidak hanya dari unsur pemerintah, tetapi juga mengikutsertakan pelaku homestay yang tergabung dalam Perhimpunan Homestay Seluruh Sumbar (PHSB) atau Indonesia Homestay and Smallholder Association (IHSA), pengelola desa wisata, serta PHRI Sumbar.
Dinas Pariwisata Sumbar secara khusus membuka stan informasi di lobi ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru, tempat pertemuan Gubernur dengan para pengusaha dan Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR). Stan ini menampilkan beragam informasi dan paket-paket wisata menarik, memberikan gambaran utuh tentang keindahan dan keragaman destinasi wisata di Sumbar. Inisiatif ini bertujuan untuk menarik kunjungan wisatawan dan mendorong investasi di sektor pariwisata.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar, Novrial, menyatakan harapannya agar program “Galeh Babelok” dapat memperluas pasar bagi berbagai produk unggulan di Sumbar. “Kami berharap, ini dapat memperluas jaringan pemasaran produk Sumbar di Provinsi Riau,” tutur Novrial. Program ini menjadi platform vital untuk memperkenalkan produk-produk lokal berkualitas tinggi, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan menciptakan peluang bisnis baru bagi pelaku IKM.
Melalui sinergi antara promosi pariwisata dan produk IKM, “Galeh Babelok” diharapkan dapat menjadi solusi konkret untuk pengembangan UMKM di Sumbar. Skema kerja sama yang ditawarkan bervariasi, mulai dari kontrak dagang, kerja sama produksi, hingga pola investasi yang dapat menguntungkan kedua belah pihak. Program ini menunjukkan komitmen Pemprov Sumbar dalam memberdayakan potensi lokal dan memanfaatkan jaringan perantau untuk kemajuan daerah.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.