Kendal [DESA MERDEKA] – Suasana kebersamaan begitu terasa di Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kendal, pada Jumat (9/5/2025). Pagi itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, hadir bukan hanya untuk sekadar kunjungan, melainkan untuk mengawali sebuah gerakan yang diberi nama “Bersatu Siaga” atau Bersih Desa dan Tampung Aspirasi Warga. Lebih dari sekadar seremonial, kegiatan ini dimulai dengan aksi nyata: kerja bakti bahu-membahu antara bupati dan warganya.
Cangkul dan sapu bergerak serempak. Tua, muda, perangkat desa, pengurus RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, ibu-ibu PKK, hingga para pelajar dari tingkat SD sampai SMA, semuanya larut dalam semangat gotong royong membersihkan lingkungan desa. Inilah esensi pertama dari “Bersatu Siaga” – menghidupkan kembali nilai luhur kebersamaan yang mungkin sempat meredup di tengah kesibukan zaman.
“Kerja bakti bersih desa ini kita harapkan bisa menjadi agenda rutin yang dijadwalkan oleh masing-masing desa,” ungkap Bupati Dyah Kartika Permanasari di sela-sela kegiatan. “Tujuannya sederhana, namun mendalam, yaitu untuk menggugah kembali semangat gotong-royong yang menjadi ciri khas bangsa kita.”
Usai membersihkan desa, Bupati Dyah memberikan ruang bagi warganya untuk menyampaikan unek-unek dan harapan mereka. Sesi “Tampung Aspirasi Warga” menjadi wadah dialog yang hangat dan terbuka. Berbagai permasalahan muncul, mulai dari isu pupuk bersubsidi yang kerap menjadi kendala petani, hingga persoalan banjir yang menjadi momok di musim penghujan, serta beragam aspirasi lainnya terkait pembangunan desa.
Menariknya, Bupati Dyah tidak hanya mendengarkan, tetapi juga langsung memberikan tanggapan dan solusi atas beberapa permasalahan yang disampaikan. Interaksi langsung ini memberikan harapan baru bagi warga bahwa suara mereka didengar dan diperhatikan oleh pemimpinnya.
Sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, Bupati juga menyerahkan bantuan bibit pohon untuk penghijauan dan menebar benih ikan di sungai desa. Selain itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kendal turut membuka layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), memudahkan warga dalam mengakses layanan kependudukan.
Suwandi, salah seorang warga Desa Plantaran, menyambut antusias program “Bersatu Siaga” ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan motivasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat. “Sesi tanya jawabnya itu bagus sekali. Kami bisa langsung menyampaikan masalah yang ada di desa,” ujarnya. Namun, ia juga berharap agar keluhan dan masukan dari warga benar-benar diperhatikan dan diimplementasikan demi kemajuan desa.
Lebih dari sekadar program seremonial, “Bersatu Siaga” di Desa Plantaran menjadi potret sinergi antara pemimpin dan warga. Semangat kebersamaan yang dihidupkan kembali, dipadukan dengan ruang dialog yang terbuka, menjadi modal berharga untuk membangun desa yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Redaksi Desa Merdeka



">















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.