Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 8 Mei 2025 07:46 WIB ·

Universitas Andalas Kampus Siaga Tsunami? BNPB Siapkan Dana Talangan!


					Universitas Andalas Kampus Siaga Tsunami? BNPB Siapkan Dana Talangan! Perbesar

Padang [DESA MERDEKA] Universitas Andalas (Unand) berpotensi besar menjadi pusat evakuasi akhir yang aman jika terjadi tsunami di Sumatera Barat (Sumbar). Gubernur Mahyeldi Ansharullah bahkan secara khusus merekomendasikan hal ini kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos, M.M. Selain itu, Mahyeldi juga mengusulkan kerja sama khusus antara BNPB dan Rumah Sakit (RS) Unand sebagai penyangga utama RSUP M. Djamil dalam menangani korban bencana.

“Kami menilai area Kampus Unand sangat layak menjadi lokasi evakuasi akhir tsunami. Luasnya mencapai 500 hektare dengan ketinggian 250 meter di atas permukaan laut. Jaraknya dari bibir pantai juga cukup jauh, sekitar 15 kilometer. Termasuk rumah sakitnya, kami rekomendasikan kepada BNPB sebagai penyangga RSUP M. Djamil,” ungkap Gubernur Mahyeldi saat mendampingi kunjungan kerja Kepala BNPB ke Unand, Rabu (7/5/2025).

Mahyeldi menekankan, meskipun waktu terjadinya bencana tidak dapat diprediksi, langkah mitigasi tetap krusial. Tujuannya adalah meminimalisir risiko yang mungkin timbul. “Oleh karena itu, upaya mitigasi bencana harus terus ditingkatkan dan diperkuat di Sumatera Barat,” tegasnya.

Gayung bersambut, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto menyambut baik usulan tersebut. Menurutnya, dari aspek geografis dan kelengkapan fasilitas, Unand sangat memenuhi kriteria. “Selain berada di dataran tinggi, RS Unand juga memiliki peralatan medis yang memadai serta tenaga kesehatan yang profesional,” pujinya.

Lebih lanjut, Kepala BNPB menegaskan keseriusan pihaknya dalam memitigasi potensi ancaman bencana di seluruh Indonesia, termasuk Sumbar. Sebagai tindak lanjut usulan tersebut, BNPB berencana segera menjalin kesepakatan kerja sama. “Kerja sama ini nantinya tidak hanya mencakup aspek kesehatan, tetapi juga penyediaan peralatan, fasilitas, serta perlengkapan penunjang apabila terjadi bencana. Termasuk dalam upaya penyelamatan korban tsunami,” terangnya.

Bahkan, sebagai wujud keseriusan tersebut, BNPB siap menggelontorkan dana talangan khusus untuk Unand. Dana ini akan digunakan untuk mempersiapkan segala kebutuhan logistik dan medis dalam menghadapi potensi bencana. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat respons dan penanganan korban jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

Kepala BNPB berharap, sinergitas antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam memitigasi ancaman bencana dapat terus ditingkatkan di berbagai daerah. Kesiapsiagaan yang matang sangat penting untuk meminimalisir dampak buruk yang mungkin terjadi.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Rektor Unand Prof. Efa Yonnedi, Ph.D., perwakilan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Pj Sekda Sumbar Yozawardi, Kalaksa BPBD Sumbar Rudy Rinaldy, dan Direktur RS Unand Muhammad Riendra.( H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Warga Desa Marikapal Sambut Harapan Baru Terang Listrik PLN dan Penataan Infrastruktur

2 September 2026 - 09:43 WIB

DKP Banggai dan LAUTRA Sulteng Matangkan Jadwal Musdes Sosialisasi

27 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Dari Voucher Seharga 10 ribu, Yogi Berakhir di Balik Jeruji

27 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Trending di RAGAM