Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

EKBIS · 18 Apr 2025 09:14 WIB ·

Rangkul Perantau, Sumbar Bidik Dukungan Program & Bank Nagari


					Rangkul Perantau, Sumbar Bidik Dukungan Program & Bank Nagari Perbesar

Padang [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Bank Nagari tengah menggelar serangkaian roadshow yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus merangkul dukungan dari para perantau Minang yang tersebar di empat provinsi di Pulau Sumatera. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan upaya strategis untuk mengoptimalkan partisipasi perantau dalam menyukseskan Program Unggulan (Progul) Pemprov Sumbar periode 2025-2030 serta memperkuat posisi Bank Nagari sebagai bank daerah kebanggaan.

Dalam kurun waktu 15 hingga 20 April 2025, rombongan Pemprov Sumbar dan Bank Nagari menyambangi Provinsi Jambi (16 April), Sumatera Selatan (17 April), Lampung (18 April), dan Bengkulu (19 April). Agenda silaturahmi ini disambut antusias oleh para perantau Minang, yang turut menyampaikan berbagai harapan untuk kemajuan Sumatera Barat yang lebih signifikan dalam lima tahun mendatang.

“Alhamdulillah, saat ini kami sedang melaksanakan agenda roadshow dan bersilaturahmi dengan para perantau di empat provinsi. Momentum ini kami manfaatkan untuk mensosialisasikan Progul Pemprov Sumbar 2025–2030 serta memperkenalkan lebih dalam berbagai layanan dan strategi pengembangan Bank Nagari ke depan,” ungkap Gubernur Mahyeldi di sela-sela dialog yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (16/4/2025).

Gubernur Mahyeldi menekankan betapa strategisnya peran perantau Minang dalam mendukung pembangunan Sumatera Barat. Kontribusi mereka selama ini telah terasa dalam berbagai bentuk, mulai dari remitansi (kiriman uang) ke kampung halaman, investasi di berbagai sektor, partisipasi dalam pembangunan infrastruktur sosial, hingga upaya pelestarian adat dan budaya Minangkabau, serta memberikan masukan konstruktif terhadap arah pembangunan daerah.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), lanjut Gubernur, total remitansi dari perantau Minang ke Sumatera Barat pada tahun 2022 mencapai Rp13,4 triliun, dan mengalami peningkatan menjadi Rp14,2 triliun pada tahun 2023. Bahkan, sumber data lain memperkirakan bahwa total remitansi ke Sumbar, termasuk yang tidak melalui jalur perbankan, dapat mencapai kisaran Rp20 hingga Rp25 triliun setiap tahunnya.

“Para perantau Minang adalah pahlawan ekonomi sekaligus duta budaya Ranah Minang bagi kita di Sumatera Barat. Dukungan mereka selama ini telah mencakup berbagai aspek, mulai dari finansial, sosial, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, pelestarian adat dan budaya, bahkan hingga aspek politik dan kebijakan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, terkait dengan Bank Nagari, Gubernur Mahyeldi juga menegaskan pentingnya dukungan dari para perantau. Hal ini mengingat tingginya kebutuhan pembiayaan di Sumatera Barat. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan di Sumbar saat ini berada pada kisaran 127–129%, jauh melampaui rasio ideal sebesar 84–94%. Oleh karena itu, Bank Nagari perlu berupaya menghimpun dana dari luar Sumatera Barat, dan dukungan dari kalangan perantau menjadi harapan besar.

“Total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun oleh Bank Nagari saat ini adalah sekitar Rp17,25 triliun. Sementara kebutuhan pembiayaan di daerah kita jauh lebih besar dari angka tersebut. Selama ini, sebagian besar dukungan pendanaan Bank Nagari berasal dari institusi di Jakarta. Namun, deposan korporasi cenderung meminta suku bunga yang tinggi, yang pada akhirnya meningkatkan harga pokok dana bank dan mempersulit Bank Nagari dalam memberikan kredit dengan bunga yang kompetitif kepada para pelaku usaha di Sumatera Barat,” jelasnya.

Respon positif terhadap roadshow dan silaturahmi Pemprov Sumbar dan Bank Nagari juga disampaikan oleh para perantau. Sekretaris Ikatan Keluarga Minang Jambi, Arman Syafaat, dalam sesi dialog bersama Gubernur Mahyeldi menyampaikan harapan agar Sumatera Barat dapat mencapai kemajuan yang lebih pesat di bawah kepemimpinan Mahyeldi-Vasko Ruseimy.

“Selain itu, kami juga berharap Bank Nagari dapat membuka kantor cabang di setiap provinsi dengan jumlah perantau Minang yang signifikan. Langkah ini penting agar kami dapat menempatkan dana secara langsung di bank kebanggaan ‘urang awak’ ini. Keinginan ini merupakan wujud komitmen kami sebagai perantau untuk terus berkontribusi dalam pembangunan kampung halaman,” pungkasnya.(H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dialog Sawit: Cara Sumbar Hindari Gesekan Pajak Air Permukaan

11 April 2026 - 12:27 WIB

Pajak Air Sawit: Antara Keuntungan Perusahaan dan Hak Desa

11 April 2026 - 12:08 WIB

UMKM Sundawenang Naik Kelas: Strategi Digital di Balai Desa

11 April 2026 - 02:09 WIB

Jangan Tunggu Viral: Merek Adalah Perisai UMKM Desa

7 April 2026 - 20:16 WIB

Menenun Identitas Ranah Minang Melalui Proteksi Kekayaan Intelektual

6 April 2026 - 16:41 WIB

Pemuda Kepulungan Pilih Bebek: Solusi Cuan Luar Pabrik

6 April 2026 - 08:17 WIB

Trending di EKBIS