Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 13 Mar 2025 15:49 WIB ·

Waspada Listrik Gadungan, PLN Bekasi Siap Berbenah


					<em>Tim Akpersi DPC Kabupaten Bekasi audiensi ke ULP PLN Lemah Abang, Kamis (13/3/2025).</em> Perbesar

Tim Akpersi DPC Kabupaten Bekasi audiensi ke ULP PLN Lemah Abang, Kamis (13/3/2025).

Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Keamanan rumah tangga warga di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, kini menjadi perhatian serius. Ancaman bahaya arus pendek akibat pemasangan instalasi listrik oleh pihak yang tidak bertanggung jawab membuat warga waspada. Menanggapi keresahan tersebut, tim Akpersi (Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia) DPC Kabupaten Bekasi bergerak cepat dengan melakukan audiensi bersama pihak ULP PLN Lemah Abang, Kamis (13/3/2025).

Kecamatan Pebayuran, yang secara geografis berada di wilayah perbatasan yang sedang berkembang pesat di Kabupaten Bekasi, sering kali menjadi celah bagi oknum tidak resmi untuk menawarkan jasa instalasi listrik murah yang tidak sesuai standar keamanan (SNI). Temuan di lapangan menunjukkan banyaknya instalasi listrik yang dipasang oleh pihak yang mengaku petugas PLN, namun kenyataannya ilegal dan berisiko tinggi memicu kebakaran.

Abdul Hakim, perwakilan tim P2TL ULP PLN Lemah Abang, menyambut baik langkah proaktif Akpersi. “Kami sangat terbantu dengan informasi ini. Kami segera melakukan investigasi dan pembenahan di wilayah Pebayuran untuk memastikan setiap instalasi listrik memenuhi standar keselamatan,” tegasnya. Baginya, keamanan listrik adalah hak dasar warga yang tidak bisa dikompromikan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Akpersi DPC Kabupaten Bekasi, Ahmad Syarifudin, menekankan pentingnya transparansi informasi. Dalam dialog tersebut, pihak PLN juga memaparkan program bantuan penyambungan listrik bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Bekasi. “Kami berharap warga lebih selektif. Jangan mudah percaya dengan petugas yang tidak membawa identitas resmi,” pesannya.

Bagi warga perdesaan, listrik bukan sekadar penerangan, melainkan jantung produktivitas ekonomi rumah tangga. Sinergi antara Akpersi dan PLN ini menjadi langkah krusial untuk menciptakan instalasi listrik aman bagi masyarakat. Kedepannya, partisipasi aktif masyarakat dalam melapor jika menemukan oknum mencurigakan sangat dibutuhkan. Dengan ekosistem yang tertib, risiko kecelakaan listrik dapat ditekan, sekaligus mendukung pemerataan akses energi yang berkualitas di seluruh pelosok Kabupaten Bekasi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda di Obi: Konsolidasi 200 Armada Lokal Melawan Ketimpangan Logistik Desa

29 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Menantang Ombak Pesisir Domas Lewat Racikan Probiotik Kampus

22 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Gadai Bawah Tangan: Benturan Transaksi Informal dengan Hukum Formal

21 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Tragedi Desa Sugi: Trauma Mafia Tanah dan Apatisme Nelayan Mangrove

12 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Trending di RAGAM