Banyumas, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Sebuah pondasi rumah ambrol dan menimpa dua rumah warga di RT 02 RW 05, Desa Cilangkap, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Kamis (6/3/2024), sekitar pukul 16.30 WIB. Insiden ini terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 14.00 WIB.
Pondasi sepanjang 20 meter dengan tinggi 5 meter milik Kustono (65) ambrol dan menimpa dua rumah yang berada di bawahnya. Akibatnya, rumah milik Kasno Puryanto (55) dan Suwigyo (76) tertimpa material pondasi, menyebabkan kerusakan signifikan.
Kerusakan paling parah dialami rumah Kasno Puryanto, dengan bagian dapur hingga ruang tengahnya hancur. Sementara itu, rumah Suwigyo mengalami kerusakan pada bagian dapur. Beruntung, seluruh penghuni rumah berada di luar saat kejadian, sehingga tidak ada korban jiwa. “Saat kejadian, saya dan istri sedang berada di luar rumah. Alhamdulillah, selamat,” ujar Kasno Puryanto dengan nada lega.
Kepala Desa Cilangkap, Tarwono, menjelaskan bahwa total kerugian akibat musibah ini ditaksir mencapai Rp160 juta. Rinciannya, kerugian rumah Kasno Puryanto mencapai Rp80 juta (dapur dan ruang tengah rusak parah), rumah Suwigyo mengalami kerugian Rp30 juta (dapur ambrol), dan kerugian pondasi milik Kustono sendiri sebesar Rp50 juta.
“Tiga pemilik rumah yang terdampak telah kami ungsikan ke rumah saudara mereka untuk sementara waktu,” tutur Kepala Desa Tarwono. Ia juga mengimbau warga Desa Cilangkap dan sekitarnya untuk tetap waspada, mengingat curah hujan yang masih tinggi berpotensi menimbulkan bencana susulan.
Hingga malam hari setelah kejadian, warga sekitar, dibantu oleh personel TNI/Polri, dan tim SAR gabungan, masih terus melakukan pembenahan di lokasi kejadian. Proses pembersihan material reruntuhan dilakukan dengan sangat hati-hati, mengingat hujan deras yang masih mengguyur dikhawatirkan dapat menyebabkan longsor susulan. Tim berupaya memastikan area tersebut aman dari risiko lebih lanjut.
Pondasi rumah ambrol timpa dua rumah di Cilangkap, Banyumas, akibat hujan deras. Kerugian ditaksir Rp160 juta, warga diungsikan, tanpa korban jiwa.

Nanang Anna Noor, Jurnalis berpengalaman di media cetak,online dan televisi. Nanang Anna Noor juga seorang aktor film dan penyair Indonesia.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.