Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

LINGKUNGAN · 26 Jan 2025 14:33 WIB ·

Jembatan Penghubung Dua Desa di Bondowoso Ambles Akibat Hujan Deras


					<em>Anggota BPBD Bondowoso meninjau jembatan penghubung dua desa di Kecamatan Grujugan Bondowoso ambles, Sabtu 25 Januari 2025 malam. (Foto: BPBD Bondowoso)</em> Perbesar

Anggota BPBD Bondowoso meninjau jembatan penghubung dua desa di Kecamatan Grujugan Bondowoso ambles, Sabtu 25 Januari 2025 malam. (Foto: BPBD Bondowoso)

Bondowoso, Jawa Timur [DESA MERDEKA]  – Sebuah peristiwa yang menghebohkan terjadi di Kecamatan Grujugan, Bondowoso. Jembatan penghubung Desa Dawuhan dan Desa Wanisodo ambles akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu, 25 Januari 2025. Peristiwa ini menyebabkan terputusnya akses transportasi utama bagi warga kedua desa.

Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung sejak siang hingga sore hari mengakibatkan sungai meluap dan membawa material kayu serta bambu. Arus sungai yang deras kemudian menghantam jembatan dengan kekuatan besar hingga akhirnya ambles. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena saat jembatan ambles tidak ada pengguna yang melintas.

“Kami langsung melakukan peninjauan ke lokasi setelah mendapat laporan,” ujar Camat Grujugan, Hadi Sarwono. “Prioritas kami saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan segera memperbaiki akses jalan yang terputus.”

Menurut Hadi, jembatan yang ambles memiliki panjang 10 meter, lebar 7 meter, dan tinggi 5 meter dari permukaan sungai. Jembatan ini merupakan akses utama bagi warga Desa Dawuhan dan Desa Wanisodo untuk beraktivitas sehari-hari, seperti berdagang, bersekolah, dan berobat.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah desa, kecamatan, BPBD, dan TNI/Polri bekerja sama membangun jembatan sementara. “Kami berharap jembatan sementara ini dapat segera digunakan oleh warga sehingga mobilitas mereka tidak terlalu terganggu,” tambah Hadi.

Tugas Riski Bahana, Kabidiv Logistik, Rehabilitasi, Badan Rekonstruksi BPBD Bondowoso, mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan bantuan yang diperlukan. “Kami akan melakukan asesmen lebih lanjut untuk menentukan langkah-langkah perbaikan jembatan yang permanen,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kolaborasi Anambas Foundation Ubah Wajah Lingkungan Kuala Maras

8 Juni 2026 - 13:19 WIB

Ancaman Agraria dan Bencana Ekologis Desa di Banjarnegara

26 Mei 2026 - 13:07 WIB

Bantuan Mobil Sampah Pangkas Transit Limbah Tarempa Barat

22 Mei 2026 - 16:34 WIB

Menguji ‘Nawaitu’ Warga Gununggempol Jadi Kiblat Sampah Nasional

18 Mei 2026 - 15:43 WIB

Benteng Akar Bambu: Cara Warga Naiola Menjinakkan Erosi Sungai

18 Mei 2026 - 14:59 WIB

Menagih Janji Bupati Saat Desa Sukses Mandiri Sampah

8 Mei 2026 - 04:40 WIB

Trending di LINGKUNGAN