Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan [DESA MERDEKA] – Malam Jumat di halaman Mako Polsek Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tampak tidak seperti biasanya. Suasana yang tenang berubah menjadi sigap saat Kapolsek IPTU Fredy Franse Triwahyudi memimpin apel Tim UKL III. Bukan sekadar rutinitas, langkah ini adalah perisai bagi warga desa untuk tetap tidur nyenyak, jauh dari bayang-bayang tindak kriminalitas 3C (curat, curas, dan curanmor).
PALI, sebuah kabupaten yang secara geografis didominasi kawasan perkebunan dan lintasan strategis, memang membutuhkan pengawasan ekstra. Untuk memastikan keamanan desa tetap terjaga, petugas melakukan razia terpadu terhadap setiap kendaraan yang melintas di depan Mako Polsek. Bagi generasi Z yang sering melintas malam hari, mungkin pemeriksaan ini terasa mengganggu, namun bagi masyarakat luas, ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah aktivitas warga.
“Kami ingin meningkatkan kesadaran, bukan sekadar menindak,” ujar IPTU Fredy.
Pendekatan humanis menjadi kunci. Petugas tak hanya memeriksa kelengkapan surat kendaraan, tetapi juga menitipkan pesan kepada para pemuda agar menjauhi pergaulan bebas dan perilaku yang mengganggu ketertiban umum. Tercatat, 14 pengendara diberikan teguran edukatif karena abai terhadap aturan lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm atau tidak membawa STNK.
Pencegahan memang selalu lebih murah daripada penindakan hukum yang panjang. Dengan rutin menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), angka kriminalitas di wilayah hukum Penukal Utara ditekan sejak dini. Keamanan desa adalah fondasi utama pembangunan; ketika lingkungan aman, petani bisa pergi ke ladang tanpa rasa takut, dan warga bisa beraktivitas dengan tenang.
Kapolsek pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi “polisi” bagi lingkungannya sendiri. Peran aktif warga dalam melaporkan hal-hal mencurigakan adalah kunci sukses menciptakan lingkungan yang kondusif. Di era keterbukaan ini, sinergi antara kepolisian dan masyarakat di PALI adalah aset berharga untuk mewujudkan desa yang maju, aman, dan berdaya saing.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.