Menu

Mode Gelap
Pj Bupati Banyuasin Koordinasi Langkah Strategis Penguatan Implementasi SAKIP Untuk Peningkatan Nilai AKIP Perangkat Desa Sulut Meninggal Dunia, BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Program Jaksa Garda Desa, Jadikan Gampong Sukaraja Contoh Pengelolaan Dana Desa Rp 7,5 Miliar Tambahan DD Untuk 65 Desa di Konawe Selatan Muhammadiyah Purbalingga :Kolaborasi Multipihak Wujudkan Zero Waste

PEMERINTAHAN · 24 Jul 2023 15:17 WIB ·

12 Ribu Desa Menunggu Solusi Koneksi Internet Ala Menkominfo Baru


 (Image courtesy: ANTARA) Perbesar

(Image courtesy: ANTARA)

Jakarta (DESA MERDEKA) – Sekretaris Jenderal Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia Edy Misero menyebut masih ada sekitar 12 ribu desa di Indonesia yang belum mendapat akses internet sehingga menghambat keberadaan bisnis digital, khususnya untuk sektor

“Bagaimana UMKM tersebut bisa mengembangkan bisnis digital kalau belum terjangkau,” ujar Edy Misero, dilansir dari Kontan, Senin (17/7).

Edy menyatakan bahwa, kepemimpinan Menteri Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Wakil Menteri Kominfo yang baru mestilah mampu melakukan perbaikan pada perluasan akses internet. Maka, kepemimpinan menteri dan wakil menteri yang baru harus fokus perbaikan, pengadaan seluruh fasilitas teknologi digital guna menopang UMKM yang membutuhkan.

“Jadi, kalau mau konsen, konsenlah untuk memperbaiki, mengadakan, memfasilitasi seluruh hal-hal yang berkaitan dengan teknologi digital sehingga pelaku UMKM yang belum melek digital bisa belajar jadi pelaku UMKM yang melek digital,” tandasnya.

Senada dengan Edy, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Jerry Mangasas Swandy meminta Menkominfo yang baru dapat mendukung tercapainya konektivitas digital infrastruktur secara nasional. Sebab, konektivitas digital infrastruktur sampai saat ini cakupannya hanya sekitar 30% dari 514 Kabupaten/Kota.

“Secara prinsip pelaksanaan OSS belum terintegrasi dengan PTSP (pelayanan terpadu satu pintu) yang ada di daerah,” ujar Jerry, sebagaimana dilansir Kontan, Senin (17/7).

Selain itu, menurut Apjatel, Menkominfo yang baru dapat mengintegrasikan kebijakan nasional/pusat sektor TIK ini kepada semua stakeholder, termasuk kepada pemerintah daerah.

Sebelumnya, pada Senin (17/7), Presiden Jokowi melakukan reshuffle menteri dan wakil menteri di kabinetnya. Perubahan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 62p tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri. Adapun, dalam reshuffle ini ditetapkan Menteri Kominfo baru, yakni Budi Arie. Sementara, posisi Wakil Menteri diduduki Nezar Patria.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jalin Sinergitas,Forkopimcam Kedungwaringin dengan Ormas Pemuda Pancasila Ciptakan Kondusifitas Jelang Pilkada

28 Mei 2024 - 14:26 WIB

Gandeng PSSI, Disdik Resmi Buka GSI Jenjang SMP Tingkat Kab.Bekasi

15 Mei 2024 - 13:42 WIB

Kab.Bekasi Juara Internasional Football Championship U-13

14 Mei 2024 - 13:20 WIB

Jangan Khawatir, Stok Kebutuhan Pokok di Banyumas Aman dan Terjangkau Hingga Lebaran

27 Maret 2024 - 22:04 WIB

Musdes Pembahasan Rancangan RPJMDesa Bonto-Bontoa, Wajah-Wajah Peserta Diliputi Keceriaan

10 Maret 2024 - 10:13 WIB

Walau Libur Nasional Pelayanan Dokumen Kependudukan Kantor Sembilang OPI Mall Tetap Buka

9 Februari 2024 - 21:39 WIB

Trending di PEMERINTAHAN