Labuha, Halmahera Selatan [DESA MERDEKA] — Komando Distrik Militer (Kodim) 1509/Labuha menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan dan menstabilkan harga di tingkat masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan di Kabupaten Halmahera Selatan pada Selasa, 9 September 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Perum Bulog dalam mewujudkan ketersediaan bahan pangan yang terjangkau bagi masyarakat, khususnya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Gerakan Pangan Murah ini mendapat sambutan positif dan apresiasi mendalam dari masyarakat Halmahera Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi warga, terutama dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok. Dengan menjual beras SPHP per karung seharga Rp650.000, Kodim 1509/Labuha berharap dapat membantu menekan angka kemiskinan dan memastikan setiap keluarga dapat memenuhi kebutuhan pangan dasar mereka.
Komandan Kodim 1509/Labuha, Letkol Syamsul, S.I.P., menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat. “Kegiatan pangan murah ini kami laksanakan untuk membantu masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat meringankan beban ekonomi dan membantu menekan angka kemiskinan di Halmahera Selatan,” ujar Letkol Syamsul. Beliau menekankan bahwa kolaborasi dengan Bulog sangat vital dalam memastikan ketersediaan pasokan beras dengan harga yang stabil dan terjangkau.
Apresiasi juga datang dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kalesang Anak Negeri (KANe) Maluku Utara. Ketua LSM KANe Malut, Risal Sangaji, menyampaikan dukungannya secara penuh. “Kami sangat mengapresiasi Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi oleh Kodim 1509/Labuha. Kegiatan ini adalah langkah nyata yang sangat membantu masyarakat, terutama dalam mengurangi beban ekonomi dan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” tutur Risal Sangaji.
Menurutnya, sinergi antara TNI dan instansi terkait seperti Bulog adalah model yang efektif dalam mengatasi permasalahan harga pangan. “Semoga kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi berkah bagi masyarakat Halmahera Selatan. Apa yang dilakukan oleh Kodim 1509/Labuha adalah bukti nyata pengabdian dan kepedulian yang mendalam terhadap rakyat,” tambahnya.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar transaksi jual beli, melainkan sebuah gerakan sosial yang memiliki dampak signifikan. Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat merasa kehadiran TNI bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kesejahteraan mereka. Antusiasme warga yang hadir menunjukkan betapa vitalnya program semacam ini dalam membantu mereka bertahan di tengah tantangan ekonomi. Semoga inisiatif positif ini menginspirasi instansi lain untuk mengambil langkah serupa demi kemaslahatan bersama.

Activity:
•Reporter •Advocate (Kandidat Notaris PPAT) •Konsultan Pendidikan Nawala Education (Overseas Study Advisor – Nawala Education) •Lecturer
Experience:
•Reporter & News Anchor TVRI •Medical Reps. Eisai Indonesia •HRD Metro Selular Nusantara
***
“Penghargaan paling tinggi bagi seorang pekerja keras bukanlah apa yang dia peroleh dari pekerjaan itu, tapi seberapa berkembang ia dengan kerja kerasnya itu.” – John Ruskin


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.