Fokus Program Kerja: Pariwisata Religius, Air, dan Hutan
Lahat, Sumatera Selatan [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa (Pemdes) Lubuk Mabar, Kecamatan Pseksu, Kabupaten Lahat, langsung tancap gas memajukan sektor pariwisata sebagai program kerja utama pasca-meraih status desa mandiri. Langkah ini diambil untuk memastikan desa dapat mandiri secara finansial dan mengurangi ketergantungan pada bantuan pemerintah. Kepala Desa (Kades) Lubuk Mabar, Yeni Fitriana, menyatakan bahwa pengembangan wisata akan fokus pada potensi wisata religius, air, dan hutan yang dimiliki desa.
“Setelah menyandang status Desa Mandiri, bantuan dari pemerintah pusat akan berkurang, sehingga kami wajib mencari pendapatan sendiri. Sektor wisata, seperti religius, air, dan hutan, akan menjadi tolok ukur kemajuan desa kami,” kata Yeni Fitriana pada Selasa, 25 April 2023.
BUMDes Kelola Wisata, Masyarakat Buka UMKM
Seluruh potensi wisata alam dan religius tersebut akan dikelola secara profesional oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pengelolaan ini bertujuan ganda: memastikan pariwisata berjalan optimal dan sekaligus memberdayakan masyarakat desa secara langsung.
Yeni menjelaskan, BUMDes akan mengelola titik-titik objek wisata, sementara masyarakat didorong untuk membuka Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Jenis usaha yang akan dikembangkan sangat beragam, mulai dari hasil kerajinan tangan hingga produk makanan khas desa.
Selain itu, Pemdes Lubuk Mabar juga memiliki rencana strategis untuk membangun sebuah pasar kecamatan di Pseksu yang akan dipusatkan di Desa Lubuk Mabar. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan pendapatan desa dari berbagai sektor secara tidak langsung.
“Secara tidak langsung, kalau sudah mendapatkan status Desa Mandiri, bantuan dari pemerintah pun nantinya akan berkurang, karena sudah wajib mencari pendapatan sendiri,” ungkap Yeni. “Dengan adanya UMKM dan pasar, diharapkan ada tambahan penghasilan bagi masyarakat.”
Dukungan Kecamatan dan Pentingnya Sinergi
Kades Yeni Fitriana menekankan bahwa kesuksesan program ini sangat bergantung pada kerja sama, kekompakan, kebersamaan, dan kekeluargaan dari seluruh penduduk desa, termasuk sinergi dengan pemerintah kecamatan. Ia menegaskan, Pemdes adalah ujung tombak yang selalu membutuhkan dukungan untuk membuat kemajuan desa menjadi lebih baik. Setelah langkah awal di sektor pariwisata sukses, Pemdes siap melanjutkan dengan program pembangunan lainnya.
Terpisah, Camat Pseksu, Ega Warti SP MM, memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras yang ditunjukkan oleh Pemdes Lubuk Mabar hingga meraih status bergengsi tersebut.
“Tentu saja, dengan status Desa Mandiri, akan semakin mudah dalam melakukan pengelolaan maupun mendapatkan pemasukan. Baik itu dari potensi Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Daya Manusia (SDM),” ujar Ega Warti.
Ega berharap, prestasi Desa Lubuk Mabar ini dapat menjadi contoh dan motivasi bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Pseksu untuk terus meningkatkan pembangunan dan kemandirian. Status desa mandiri memberikan keleluasaan lebih besar bagi desa untuk berkreasi dan memanfaatkan potensi lokal demi kemajuan ekonomi.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.