Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 2 Mar 2025 20:14 WIB ·

Waspada Gempa Susulan! Kaca Lampu Masjid Raya Al-Munawwar Ternate Berhamburan


					Waspada Gempa Susulan! Kaca Lampu Masjid Raya Al-Munawwar Ternate Berhamburan Perbesar

Ternate, Maluku Utara [DESA MERDEKA] – Gempa bumi dengan magnitudo 4,9 mengguncang Ternate, Maluku Utara, pada hari Minggu, 2 Maret 2025, pukul 19.26.37 WIB, atau 21.26 waktu setempat. Guncangan kuat ini menyebabkan lampu gantung di Masjid Raya Al-Munawwar Ternate bergoyang hebat hingga memecahkan kaca-kaca hiasannya. Pecahan kaca tersebut berhamburan ke lantai masjid, tepat di bawah kubah.

 

Saat kejadian, jamaah salat tarawih baru saja meninggalkan masjid. Beruntung, tidak banyak jamaah yang masih berada di dalam masjid ketika kaca-kaca lampu berjatuhan.

Petugas marbot segera membersihkan serpihan kaca untuk mencegah terjadinya kecelakaan bagi jamaah yang akan datang.

BMKG mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat waspada terhadap potensi gempa bumi susulan.

Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut, 67 kilometer barat daya Ternate, dengan kedalaman 18 kilometer. Koordinat lokasi gempa tercatat di 0,63 Lintang Utara dan 126,78 Bujur Timur.

Kepala Stasiun Geofisika Ternate, Gede Eriksana Yasa, menjelaskan bahwa episentrum gempa terletak pada koordinat 0,63 LU dan 126,78 BT, atau sekitar 67 kilometer Barat Daya Ternate pada kedalaman 18 kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episentrum dan kedalaman hiposentrum, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi kedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng laut Maluku,” kata Gede.

Getaran gempa dirasakan hingga wilayah Halmahera Selatan dengan skala intensitas III MMMI. Meski demikian, hingga saat ini tidak ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh gempabumi tersebut.

“Hingga hari ini pukul 20:42 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,” ujarnya.

Gede menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Ia menekankan agar masyarakat hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi seperti Instagram/Twitter @infoBMKG, website bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, serta aplikasi mobile WRS-BMKG dan InfoBMKG.

Gempa susulan dengan kekuatan yang lebih kecil maupun lebih besar dapat terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu siap siaga dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Disclaimer:
Berita ini disusun berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber-sumber terpercaya, termasuk BMKG. Namun, informasi ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan situasi. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi dari BMKG dan pihak berwenang lainnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 425 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua DPD APDESI Jawa Barat Dilaporkan, Polisi Diminta Usut Dugaan Intimidasi dan Penyalahgunaan Senjata Api Secara Transparan

31 Mei 2026 - 09:55 WIB

Internet Rakyat: Antara Teknologi Canggih dan Kemandirian Desa

30 Mei 2026 - 19:48 WIB

Tebar Qurban Pemprov Sumbar Sukses Jangkau Mentawai

30 Mei 2026 - 15:47 WIB

Ambulans Desa: Saat Pejabat Tinggalkan Mobil Mewah

29 Mei 2026 - 20:25 WIB

Ambulans dari Anggaran Dinas: Langkah Berani Bupati Serang

29 Mei 2026 - 18:09 WIB

Sapi Kurban Wabup Tabalong Bahagiakan Warga Desa Lano

29 Mei 2026 - 12:18 WIB

Trending di RAGAM