Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

LINGKUNGAN · 1 Jun 2025 13:53 WIB ·

Warga Toyogo dan Banyurip Sragen Mendadak Tajir! Ini Sebabnya!


					Warga Toyogo dan Banyurip Sragen Mendadak Tajir! Ini Sebabnya! Perbesar

Sragen [DESA MERDEKA]Ratusan warga Desa Toyogo dan Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, bak ketiban durian runtuh. Lahan sawah mereka yang luas mendadak dibeli oleh perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) PT Chung JYE Indonesia, membuat mereka menjadi jutawan baru. Rencananya, di atas lahan seluas 50 hektare ini akan berdiri megah sebuah pabrik sepatu yang akan menyerap banyak tenaga kerja lokal.

Proses jual beli lahan ini telah bergulir sejak awal pekan lalu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kompensasi yang diterima warga bervariasi, mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah, bergantung pada luasan lahan yang mereka miliki. Nilai kompensasi di Desa Toyogo berkisar Rp500 juta per hektare, sedangkan di Desa Banyurip mencapai Rp400 juta per hektare, tergantung posisi dan luas lahan.

Ari Joko, perwakilan investor dari pabrik sepatu PMA, memaparkan bahwa kebutuhan lahan total mencapai sekitar 52 hektare. “Luasan di Desa Toyogo sekitar 20-an hektare, sementara di Desa Banyurip mencapai 32 hektare,” jelas Ari. Total 90-an warga Desa Toyogo dan 120-an warga Desa Banyurip dengan sukarela merelakan sawah mereka untuk proyek ini. Lokasi pabrik direncanakan berada di Dukuh Banguan, Desa Toyogo, dan Dayu Kidul, Desa Banyurip.

Menariknya, proses pembebasan lahan ini tidak menemui kendala berarti. Ari Joko menyebut, “Zona area tersebut memang sudah masuk zona merah atau zona industri, jadi tidak ada masalah.” Proses ini telah berlangsung selama setengah tahun dan ditargetkan rampung pada akhir Juni 2025. Saat ini, pencairan dana kompensasi telah mencapai setengah dari total nilai yang disepakati.

Pemerintah daerah juga aktif mendampingi dan memberikan sosialisasi kepada warga selama proses investasi ini. Ke depannya, setelah pabrik beroperasi, PT Chung JYE Indonesia berkomitmen untuk memprioritaskan warga sekitar sebagai tenaga kerja. Selain itu, hak-hak desa terkait Corporate Social Responsibility (CSR) juga akan diutamakan, memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 106 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sampah Pesisir Selatan: Dari Beban Lingkungan Jadi Cuan

13 Maret 2026 - 20:42 WIB

Pawang Cuaca Teknologi Siap Jinakkan Banjir Empat Bulan Lamongan

11 Maret 2026 - 22:11 WIB

Jembatan Gantung Bunut Putus, Aktivitas Ribuan Warga Lumpuh

11 Maret 2026 - 13:05 WIB

Cara Warga Jombatan Berdayakan UMKM Lewat Berbagi Takjil

9 Maret 2026 - 19:26 WIB

BPBD Jombang Tangani Pohon Tumbang

5 Maret 2026 - 17:29 WIB

Lumpur Benenai Terjang Lamudur: Warga Malaka Butuh Tanggul Darurat

23 Februari 2026 - 18:17 WIB

Trending di LINGKUNGAN