Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

PEMERINTAHAN · 13 Feb 2025 07:33 WIB ·

Warga Merbau Mataram Rancang Masa Depan Lewat Musrenbang Partisipatif


					oppo_16 Perbesar

oppo_16

Lampung Selatan, Lampung [DESA MERDEKA] Suasana Aula Kecamatan Merbau Mataram tampak berbeda dari biasanya. Puluhan perwakilan warga, mulai dari kepala desa hingga tokoh masyarakat, berkumpul bukan sekadar untuk berkumpul, melainkan untuk menentukan nasib wilayah mereka sendiri. Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025 yang digelar baru-baru ini menjadi panggung utama bagi warga untuk menyuarakan mimpi dan kebutuhan nyata mereka.

Plt Camat Merbau Mataram, Jhony Irzal, menegaskan bahwa forum ini adalah ruang kedaulatan warga. Di sinilah aspirasi dari gang-gang kecil di desa bertemu dengan kebijakan penganggaran daerah. Tujuannya satu: memastikan setiap rupiah APBD yang turun benar-benar menyentuh akar rumput, bukan sekadar memenuhi laporan administrasi di atas meja kerja.

Infrastruktur dan Ekonomi Jadi Primadona Aspirasi
Dalam diskusi yang mengalir dinamis, pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi dambaan utama warga untuk memperlancar mobilitas ekonomi. Namun, pemikiran warga kini mulai berkembang ke arah yang lebih komprehensif. Selain jalan, usulan mengenai peningkatan layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan penguatan fasilitas pendidikan menjadi sorotan utama dalam daftar prioritas pembangunan tahun mendatang.

“Ini merupakan momentum penting untuk memastikan program pembangunan selaras dengan denyut nadi masyarakat. Kami ingin perencanaan ini berjalan efektif dan berkelanjutan,” tutur Jhony Irzal.

Transparansi Sebagai Napas Pembangunan
Kehadiran perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pendamping Desa memberikan warna tersendiri. Mereka bertugas menyelaraskan keinginan warga dengan mekanisme penganggaran pemerintah kabupaten. Musrenbang kali ini juga berfungsi sebagai cermin evaluasi; melihat apa yang berhasil di tahun lalu dan memperbaiki apa yang masih kurang.

Proses partisipatif ini memastikan bahwa pembangunan di Merbau Mataram tidak bersifat “top-down”, melainkan tumbuh dari kebutuhan bawah. Seluruh usulan ini nantinya akan dirumuskan menjadi rencana kerja resmi sebelum diajukan ke tingkat Kabupaten Lampung Selatan untuk penyusunan RKPD. Melalui keterlibatan aktif semua elemen, kesejahteraan warga Merbau Mataram kini memiliki peta jalan yang lebih jelas dan transparan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sanksi Menanti Tiga Kades Malaka Akibat Dana Desa Macet

25 Februari 2026 - 13:49 WIB

Sumatera Barat Jadi Laboratorium Nasional Penanganan Bencana Terpadu

24 Februari 2026 - 09:42 WIB

Akses Keadilan Menembus Desa: Kolaborasi Hukum Terbesar di NTT

21 Februari 2026 - 20:08 WIB

Mahyeldi Tagih Dana Pusat Demi Pulihkan Sumbar Pascabencana

21 Februari 2026 - 04:36 WIB

Sinergi Danantara dan BUMN Percepat Pembangunan Infrastruktur Sumbar

20 Februari 2026 - 08:19 WIB

Satu Warung Dibongkar, Polemik Tebang Pilih Satpol PP Tulungagung

19 Februari 2026 - 12:34 WIB

Trending di PEMERINTAHAN