Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 8 Jan 2026 01:43 WIB ·

Wajah Baru Jombang Utara: Belanja Buah Rasa Mal Modern


					Wajah Baru Jombang Utara: Belanja Buah Rasa Mal Modern Perbesar

Jombang, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Kesan kumuh dan macet yang selama ini identik dengan pasar tradisional resmi dipangkas dari wilayah Jombang Utara. Mulai Rabu (7/1/2026), Kecamatan Ploso memiliki destinasi belanja baru bernama Pasar Buah Ploso, sebuah pusat perbelanjaan yang menggabungkan konsep pasar rakyat dengan standar kenyamanan modern.

Mewakili Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Gus Salmanudin secara resmi membuka operasional pasar yang berlokasi strategis di kawasan Sub Terminal Ploso tersebut. Kehadiran pasar ini bukan sekadar urusan jual-beli, melainkan sebuah revolusi gaya hidup sehat bagi warga sekitar. Bangunan yang rampung pada akhir 2025 ini dirancang untuk “menaikkan kelas” pedagang lokal sekaligus memberikan fasilitas belanja yang representatif.

Digitalisasi Retribusi: Selamat Tinggal Pungutan Liar
Satu hal yang membuat Pasar Buah Ploso tampil beda adalah penerapan E-Retribusi. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, Suwignyo, menegaskan bahwa sistem pembayaran digital ini adalah kunci transparansi.

Dengan E-Retribusi, administrasi pedagang menjadi lebih mudah dan risiko kebocoran pendapatan daerah bisa ditekan habis. Inovasi ini membuktikan bahwa pasar tingkat kecamatan di Jombang sudah siap menghadapi era digitalisasi ekonomi, sekaligus menjamin bahwa setiap rupiah yang dibayarkan pedagang dikelola secara akuntabel.

“Pasar yang bersih adalah tanggung jawab bersama. Kita ingin kawasan ini nyaman dan tidak lagi macet,” tegas Gus Wabup Salmanudin.

Gus Salman Borong Buah
Wakil Bupati Gus Salman Dengan Kepala Disdagrin Suwignyo Borong Buah Segar

Kenyamanan Belanja Tanpa Gangguan Macet
Sudut pandang penataan ruang juga menjadi sorotan utama. Pemerintah Kabupaten Jombang menerapkan aturan ketat: dilarang berjualan di bahu jalan. Langkah ini diambil untuk memastikan estetika kota terjaga dan arus lalu lintas di sekitar terminal tetap lancar.

“Pasar yang bersih adalah magnet utama pembeli. Kita ingin kawasan ini nyaman dan tidak lagi macet. Lingkungan yang sehat adalah tanggung jawab bersama antara pedagang dan pemerintah,” tegas Gus Wabup Salmanudin di sela-sela kegiatannya memborong buah segar sebagai bentuk dukungan nyata bagi produk lokal.

Ekosistem Ekonomi yang Aman dan Mandiri
Selain kebersihan, faktor keamanan menjadi prioritas. Melalui koordinasi intensif dengan Forkopimcam Ploso, pasar ini dijaga selama 24 jam. Revitalisasi ini otomatis mengubah wajah tata kota Jombang Utara menjadi lebih tertib. Sterilisasi halaman depan pasar membuat akses jalan jauh lebih lega, memberikan ruang bagi ekonomi lokal untuk bergerak lebih dinamis.

Dukungan solidaritas melalui paguyuban pedagang juga diperkuat untuk menyelesaikan setiap dinamika pasar melalui musyawarah. Melalui kombinasi fasilitas modern, sistem digital, dan ketertiban kawasan, Pasar Buah Ploso kini menjadi motor penggerak ekonomi baru yang siap bersaing dengan ritel modern manapun.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Solusi Permanen Banjir Kota Padang Pasca Dam Jebol

23 Mei 2026 - 21:29 WIB

Siaga Karhutla Sumatera Barat: Pasia Laweh Jadi Benteng Pencegahan

22 Mei 2026 - 08:03 WIB

Menghidupkan Sawah dan Sekolah Rakyat di Nagari Tanjung Alam

21 Mei 2026 - 21:11 WIB

Nagari Creative Hub Sumbar Jadi Motor Baru Ekonomi Desa

21 Mei 2026 - 06:00 WIB

Harkitnas 2026: Koperasi Desa Merah Putih Sumatera Barat Melek Digital

20 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi PPPK Pertanian Desa Kuansing Atasi Kelangkaan Penyuluh

20 Mei 2026 - 15:33 WIB

Trending di PEMDA