Sofifi, Maluku Utara [DESA MERDEKA] – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Maluku Utara telah menggelar pleno penetapan calon terpilih Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara periode 2025-2030. Acara yang berlangsung di ruang rapat pleno kantor KPUD di Sofifi pada Kamis (06/02/2025) ini dihadiri langsung oleh pasangan calon terpilih, Sherly Laos dan Sarbin Sehe.
Sehari setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perselisihan hasil Pemilukada, KPUD Maluku Utara bergerak cepat menindaklanjuti dengan menetapkan Sherly Laos dan Sarbin Sehe sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih. Keduanya hadir didampingi oleh tim pemenangan dan simpatisan.
Usai penetapan, Sherly Laos menyampaikan pidato kemenangannya. Ia mengucapkan terima kasih kepada KPUD dan Bawaslu atas kerja keras mereka dalam menyelenggarakan tahapan Pemilukada yang berjalan lancar, aman, dan damai. Sherly juga memberikan apresiasi kepada semua pasangan calon yang telah berpartisipasi dalam pesta demokrasi ini.
“Terima kasih kepada KPUD dan Bawaslu yang telah menyelenggarakan proses demokrasi dengan lancar dan transparan. Penghormatan yang setinggi-tingginya juga saya sampaikan kepada semua pasangan calon yang telah berpartisipasi dan menjunjung tinggi semangat demokrasi di Maluku Utara,” ujar Sherly.
Sherly menegaskan bahwa kemenangan ini bukanlah hanya milik tim pemenangan atau kelompok tertentu, melainkan milik seluruh masyarakat Maluku Utara. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu membangun daerah ini.
Sherly menyadari bahwa kompetisi dalam demokrasi telah usai. Ia mengajak semua pihak untuk melupakan perbedaan pilihan politik dan fokus pada tujuan bersama, yaitu membangun Maluku Utara yang lebih baik.
“Kompetisi telah selesai, saatnya kita bersatu kembali. Kami bukan hanya pemimpin bagi mereka yang memilih kami pada 27 November kemarin, tetapi kami adalah pemimpin dan pelayan bagi seluruh masyarakat Maluku Utara,” kata Sherly.
Sherly berjanji akan membuka pintu selebar-lebarnya bagi semua pihak untuk bekerja sama membangun Maluku Utara, dan memastikan tidak akan ada politik balas dendam atau perpecahan. Yang ada adalah semangat kebersamaan dan gotong royong untuk membangun Maluku Kieraha yang dicintai.
Sherly-Sarbin berjanji akan merangkul semua pihak, bukan hanya kelompok atau tim tertentu. Mereka akan menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat Maluku Utara, tanpa memandang perbedaan politik.
Selanjutnya, hasil penetapan KPUD ini akan disampaikan ke DPRD Maluku Utara untuk kemudian diteruskan ke Presiden melalui Menteri Dalam Negeri. Pelantikan Sherly Laos dan Sarbin Sehe sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara dijadwalkan akan dilaksanakan secara serentak oleh Presiden RI pada 20 Februari 2025 mendatang.
Activity:
•Reporter •Advocate (Kandidat Notaris PPAT) •Overseas Study Advisor Nawala Education (Nawala Education Link) •Lecturer
Experience:
•Reporter & News Anchor TVRI •Medical Reps. Eisai Indonesia •HRD Metro Selular Nusantara
***
“Hidup adalah petualangan yang berani atau tidak sama sekali.” – Helen Keller

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.