Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR · 5 Sep 2026 20:29 WIB ·

Tiga Hari Dicari, Darwaji Akhirnya Ditemukan Nelayan di Perairan Pantai Brecon


					Tiga Hari Dicari, Darwaji Akhirnya Ditemukan Nelayan di Perairan Pantai Brecon Perbesar

KEBUMEN ( DESA MERDEKA) — Tiga hari pencarian yang diwarnai harapan dan kecemasan akhirnya berujung pada kepastian. Darwaji (55), warga Dukuh Krajan, Desa Gondanglegi, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Pantai Entak, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jasad Darwaji ditemukan seorang nelayan yang sedang mencari ikan di sekitar perairan Pantai Brecong, Sabtu (5/9/2026) pagi.

Penemuan tersebut menjadi akhir dari pencarian panjang yang dilakukan Tim SAR Gabungan sejak korban dilaporkan tenggelam.

“Pada hari ketiga pencarian, Tim SAR Gabungan mendapatkan informasi bahwa korban telah ditemukan oleh nelayan yang sedang mencari ikan di sekitar perairan Pantai Brecong,” ujar Koordinator Unit Siaga SAR (USS) Kebumen, Rowidin S.Sos.

Sekitar pukul 08.20 WIB, nelayan TPKL Happy menemukan korban di perairan Pantai Brecong. Lokasi tersebut berjarak sekitar 2,2 nautical mile (NM) dari lokasi kejadian di Pantai Entak.

Informasi penemuan korban segera ditindaklanjuti. Tim SAR kemudian melakukan evakuasi dan membawa Darwaji menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Selama tiga hari, pencarian tidak mudah. Tim SAR Gabungan harus menyisir wilayah perairan yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban. Personel SAR air dikerahkan, sementara koordinasi terus dilakukan dengan berbagai unsur dan masyarakat, termasuk para nelayan di sekitar pantai.

Bagi keluarga Darwaji, tiga hari tersebut tentu bukan waktu yang singkat. Setiap kabar dari tim pencarian menjadi penentu antara harapan untuk menemukan korban dan kenyataan yang harus diterima.

Kepastian akhirnya datang dari tengah laut.

Meski Darwaji ditemukan sudah meninggal dunia, penemuan tersebut mengakhiri penantian keluarga yang selama tiga hari menunggu kabar keberadaan korban.

Setelah proses evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing dan evaluasi pada pukul 10.00 WIB. Operasi SAR selanjutnya diusulkan ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing.

Operasi pencarian melibatkan Kantor SAR Cilacap melalui USS Kebumen, BPBD Kebumen, Polsek Ambal, Koramil Ambal, PRB Ambal, Bagana Ambal, SAR MTA, SAR Tunas, Tim Siluman Purworejo, keluarga korban, serta nelayan setempat.

Kantor SAR Cilacap menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan serta masyarakat yang telah membantu pencarian hingga korban akhirnya ditemukan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sambut Estafet Tunas Kelapa Pramuka Peduli Banyumas Gelar Kemah Bakti,

5 September 2026 - 20:35 WIB

Warung Desa Dikepung Hoaks Deepfake, Warga Diminta Waspada

31 Juli 2026 - 13:11 WIB

Ratusan Warga Sindangsari Antusias Kawal Pilkades Digital 2026

30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Menatap Garis Koordinat: Lompatan Sains Spasial dari Pesisir Pringgabaya

30 Juli 2026 - 18:18 WIB

Diantar Ratusan Warga, Tita Komala Mantap Lanjutkan Pengabdian

30 Juli 2026 - 16:25 WIB

Beban Berat Calon Perangkat Desa Akibat Setoran Jabatan

30 Juli 2026 - 08:53 WIB

Trending di KABAR