Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 31 Agu 2025 08:12 WIB ·

TEKAD: Senjata Pamungkas Hapus Status Desa Tertinggal Timur


					Sekretaris Jenderal Kemendes PDT, Taufik Madjid membuka kegiatan Workshop Nasional Pembangunan Komitmen Pemerintah Daerah Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) Tahun 2025, di Ballroom Hotel Aryaduta, Makassar, Sulawesi Selatan, Jum’at, (29/08/2025). Perbesar

Sekretaris Jenderal Kemendes PDT, Taufik Madjid membuka kegiatan Workshop Nasional Pembangunan Komitmen Pemerintah Daerah Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) Tahun 2025, di Ballroom Hotel Aryaduta, Makassar, Sulawesi Selatan, Jum’at, (29/08/2025).

Makassar, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] Pemerintah pusat resmi menancapkan gas untuk transformasi ekonomi di wilayah Indonesia Timur. Melalui program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menargetkan percepatan ekonomi inklusif di ribuan desa pedalaman. Program ini bukan sekadar bantuan, melainkan motor penggerak agar desa tertinggal mampu naik kelas menjadi mandiri.

Sekjen Kemendes PDTT, Taufik Madjid, menegaskan bahwa TEKAD dirancang untuk menjawab tantangan 11.000 desa yang masih berstatus tertinggal. “Harapannya, TEKAD akan menstimulasi percepatan agar desa-desa ini bisa keluar dari kategori tertinggal menjadi desa yang maju dan mandiri,” ujarnya dalam Workshop Nasional TEKAD 2025 di Makassar, Jumat (29/8/2025).

Misi Besar di 1.000 Desa Pedalaman
Program inovatif ini merupakan hasil kolaborasi internasional antara Kemendes PDTT dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD). Targetnya ambisius: menyasar lebih dari 1.000 desa yang tersebar di sembilan provinsi wilayah Timur, mulai dari seantero tanah Papua, Maluku, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Country Programme Officer IFAD Indonesia, Yumi Sakata, menyebut dampak TEKAD sangat signifikan bagi masyarakat pedalaman. Program ini fokus pada pemberdayaan masyarakat lokal agar mampu berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi yang cepat dan berkelanjutan di wilayah mereka sendiri.

Selaras dengan Visi Besar Asta Cita
Implementasi TEKAD 2025-2029 dipastikan sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam RPJMN. Strateginya bertumpu pada tiga fondasi utama: memerangi kemiskinan dari akar rumput desa, mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lokal, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) desa.

Dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang melimpah di Indonesia Timur, TEKAD diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga secara nyata. Inisiatif ini menjadi jawaban konkret atas kebutuhan pembangunan yang selama ini dianggap timpang, sekaligus membuktikan bahwa desa adalah kunci utama pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 109 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Trending di PEMERINTAHAN