Padang Pariaman [DESA MERDEKA] – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menjamu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo, dalam jamuan makan malam di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jumat malam (2/5/2025). Pertemuan ini menjadi ajang penting untuk memaparkan perkembangan proyek infrastruktur strategis di Sumatera Barat.
Mahyeldi menekankan komitmen Pemprov Sumbar dalam mempercepat pembangunan infrastruktur. “Kami ingin memperlihatkan keseriusan Sumbar dalam menggenjot proyek-proyek strategis,” ujarnya. Salah satu proyek yang dipaparkan adalah Flyover Panorama I Sitinjau Lauik. Proyek ini bertujuan mengatasi kerawanan longsor dan bahaya bagi pengendara.
Selanjutnya, Mahyeldi mengusulkan program infrastruktur mendesak lainnya. Ia menyoroti kondisi irigasi Bandar Sirukam yang rusak berat, serta perlunya Sabo Dam Marapi dan Singgalang untuk mencegah galodo. Selain itu, pengendalian banjir sungai Batang Sumpur dan Batang Batahan juga menjadi prioritas. Pengamanan pantai Air Haji dari abrasi dan pembangunan kolam retensi Batang Maransi untuk mengatasi banjir kota juga diusulkan.
Kemudian, Mahyeldi menyampaikan perlunya normalisasi sungai di area terdampak erupsi Marapi. Penanganan longsor di Ngarai Sianok juga menjadi perhatian penting.
Menteri Dody Hanggodo merespons positif paparan tersebut. Ia mendorong Pemprov Sumbar untuk segera menyusun proposal resmi. “Ajukan proposal rinci, nanti kami pelajari,” katanya. Menteri Dody menyatakan kesiapan bersinergi, terutama dengan dukungan anggota DPR RI dari Sumbar, Andre Rosiade.
Dengan demikian, pertemuan ini menghasilkan sinyal positif bagi percepatan pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat. Dukungan dari pemerintah pusat diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek-proyek strategis yang bermanfaat bagi masyarakat.(H)


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.