Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 6 Mei 2025 17:53 WIB ·

Sumbar Berduka, Gubernur Imbau Keselamatan Transportasi Utama


					Sumbar Berduka, Gubernur Imbau Keselamatan Transportasi Utama Perbesar

Padang [DESA MERDEKA] –  Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan duka cita mendalam atas insiden kecelakaan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS). Kecelakaan tragis ini terjadi di dekat Terminal Bukit Surungan, Kota Padang Panjang, pada Selasa (6/5) pagi.

Dalam pernyataannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Ia juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. “Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini,” kata Gubernur Mahyeldi di Padang. “Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan korban berjalan baik serta mencegah kejadian serupa terulang.”

Lebih lanjut, Gubernur Mahyeldi mengimbau seluruh perusahaan penyedia jasa transportasi umum untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan kendaraan sebelum beroperasi. Selain itu, ia juga meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Barat bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) untuk meningkatkan pengawasan secara optimal. “Kelayakan armada harus menjadi prioritas utama,” tegasnya. “Kami meminta Dishub dan BPTD untuk lebih mengoptimalkan pengawasan.”

Kecelakaan maut ini melibatkan Bus ALS yang melaju dari arah Bukittinggi menuju Kota Padang Panjang. Dugaan awal penyebab kecelakaan adalah hilangnya fungsi pengereman. Akibatnya, bus tersebut hilang kendali dan terguling di tikungan menurun yang berada dekat terminal.

Berdasarkan informasi sementara, insiden nahas ini mengakibatkan 12 orang meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 22 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban luka telah dievakuasi dan dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Proses evakuasi seluruh korban telah selesai dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, pemadam kebakaran, dan relawan.(H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menantang Ombak Pesisir Domas Lewat Racikan Probiotik Kampus

22 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Gadai Bawah Tangan: Benturan Transaksi Informal dengan Hukum Formal

21 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Tragedi Desa Sugi: Trauma Mafia Tanah dan Apatisme Nelayan Mangrove

12 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Melawan Kemustahilan: Napas Gerilya Sepak Bola Akar Rumput Sumbar

22 September 2026 - 11:02 WIB

Trending di RAGAM