Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KESEHATAN · 6 Jan 2025 16:50 WIB ·

SPPG Gagaksiar Boyolali: Suguhan Bergizi untuk Siswa di Pedesaan


					<em> Petugas menyiapkan menu program MBG di dapur umum Gagaksipat, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (6/1/2025).(Image courtesy: KOMPAS.com)</em> Perbesar

Petugas menyiapkan menu program MBG di dapur umum Gagaksipat, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (6/1/2025).(Image courtesy: KOMPAS.com)

Boyolali, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gagaksipat, sebuah inisiatif dari Wong Solo Group, berkomitmen untuk memberikan asupan gizi seimbang bagi anak sekolah, terutama di daerah pedesaan. Sejak Senin (6/1/2025), SPPG Gagaksipat telah menyalurkan 12.000 porsi makanan bergizi setiap harinya ke 100 sekolah di sekitar Boyolali.

“Kami memilih sekolah-sekolah di daerah yang kurang mampu karena kami ingin memastikan bahwa semua anak Indonesia mendapatkan makanan bergizi yang cukup,” ujar Puspo Wardoyo, pemilik Yayasan Bangun Gizi Nusantara yang membawahi SPPG Gagaksipat.

Menu Bervariasi dan Bergizi

Untuk menjaga minat makan anak-anak, SPPG Gagaksipat menyajikan menu yang bervariasi setiap hari. Lebih dari 30 menu berbeda disiapkan setiap bulan, mulai dari lauk pauk hingga buah-buahan. “Kami pastikan menu yang kami sajikan bergizi seimbang dan sesuai dengan kebutuhan anak-anak,” kata Pepy Mutiara, Kepala SPPG Gagaksipat.

Distribusi Merata dan Pengawasan Ketat

SPPG Gagaksipat telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan makanan yang disajikan sampai ke tangan anak-anak dalam kondisi baik dan tepat waktu. Mulai dari pemilihan bahan baku yang berkualitas, proses memasak yang higienis, hingga distribusi yang tepat sasaran.

“Kami memiliki sistem pengawasan yang ketat untuk memastikan kualitas makanan yang kami produksi,” ujar Pepy. “Kami juga bekerja sama dengan sekolah untuk memastikan makanan sampai ke anak-anak dengan tepat waktu.”

Dampak Positif bagi Anak Sekolah

Program makan bergizi gratis ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak-anak sekolah, terutama di daerah pedesaan. Dengan asupan gizi yang cukup, anak-anak akan lebih sehat, kuat, dan bersemangat dalam belajar.

Visi Luas untuk Indonesia

Keberhasilan program ini di Boyolali menjadi bukti bahwa upaya untuk memberikan makanan bergizi bagi anak-anak Indonesia dapat dilakukan. Puspo Wardoyo mengungkapkan keinginannya untuk memperluas program ini ke seluruh Indonesia. “Kami memiliki jaringan restoran yang luas di seluruh Indonesia, dan kami akan memanfaatkan jaringan ini untuk memperluas program makan bergizi gratis,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 104 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menghitung Detak Jantung Generasi: Cara Singosari Melawan Stunting

21 Juli 2026 - 21:03 WIB

Rakor Kader Pembangunan Manusia Kecamatan Singosari membahas percepatan penurunan stunting melalui e-HDW di Hall Room Desa Ardimulyo

Layanan Jiwa PDSKJI Sumbar Sasar Pelosok Nagari

20 Juli 2026 - 20:19 WIB

Digitalisasi Hati dari Desa: Gerakan Akar Rumput Sigap Melati

1 Juli 2026 - 19:58 WIB

Penanganan Stunting Desa Langlang melalui Rembuk Stunting

Korupsi SKTM RSUD Tulungagung Cederai Hak Sehat Warga Desa

26 Juni 2026 - 18:05 WIB

Desa Dengkol Mengubah Rembug Stunting Menjadi Laboratorium Solusi

24 Juni 2026 - 13:34 WIB

Syarat MCU Bakal Calon Kades Bekasi Kini Lebih Mudah

18 Juni 2026 - 05:20 WIB

Trending di KESEHATAN