Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 19 Mar 2026 06:42 WIB ·

Sinergi Sumbar-Dharmasraya: Kunci Bangkitkan Ekonomi Pasca-Bencana 2026


					Sinergi Sumbar-Dharmasraya: Kunci Bangkitkan Ekonomi Pasca-Bencana 2026 Perbesar

Dharmasraya, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Kepercayaan publik terhadap pemulihan ekonomi Sumatera Barat kini mendapat suntikan energi baru. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, resmi menyatukan barisan dengan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk memastikan program pembangunan 2026 tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Sinergi ini menjadi krusial setelah ekonomi daerah sempat melambat di angka 1,7 persen pada akhir 2025 akibat hantaman bencana alam.

Dalam rapat koordinasi di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya, Rabu (18/3/2026), Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa harmonisasi anggaran dan kebijakan adalah jalan satu-satunya agar dampak pembangunan terasa nyata di kantong masyarakat.

Momentum Lebaran: Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat
Pemerintah Provinsi Sumbar menaruh kepercayaan besar pada momentum Idulfitri 1447 H sebagai titik balik. Tingginya mobilitas pemudik, dukungan program mudik gratis, dan kerinduan perantau pascabencana diyakini akan memicu perputaran uang dalam skala masif di ranah Minang.

“Pergerakan kendaraan yang tinggi adalah sinyal aktivitas ekonomi mulai tumbuh. Ini peluang yang harus kita tangkap bersama untuk memulihkan daya beli masyarakat,” ujar Mahyeldi optimistis.

Infrastruktur dan Keuntungan Kontraktor Lokal
Salah satu strategi “out of the box” yang ditekankan adalah kewajiban penggunaan material lokal dan pelibatan kontraktor daerah dalam proyek infrastruktur, termasuk jalan tol. Langkah ini diambil agar aliran dana pembangunan tidak kembali ke pusat, melainkan mengendap dan berputar di Sumatera Barat.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyambut baik sinkronisasi ini. Ia menitikberatkan pada penguatan sektor riil yang menyentuh rakyat kecil. “Kami fokus pada hilirisasi pertanian, penguatan koperasi, dan UMKM. Dukungan provinsi sangat penting agar program ini tepat sasaran,” ungkap Annisa.

Dharmasraya Sebagai Pusat Hilirisasi Pertanian
Dharmasraya diproyeksikan menjadi motor penggerak baru melalui penguatan hilirisasi industri pertanian. Dengan konektivitas jalan tol yang semakin progresif, akses distribusi hasil bumi akan lebih cepat dan murah. Sinergi ini membangun kepercayaan bahwa tahun 2026 adalah tahun rehabilitasi, rekonstruksi, sekaligus ekspansi ekonomi bagi seluruh warga Dharmasraya dan Sumatera Barat.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sapi ‘Monster’ Limosin 1,05 Ton Kiriman Presiden Prabowo Tiba di Tulungagung

26 Mei 2026 - 16:46 WIB

Satlinmas Nagari Garda Amankan Pembangunan Desa Sumatera Barat

25 Mei 2026 - 20:57 WIB

Cetak Miliarder Digital Desa Lewat Nagari Creative Hub Sumbar

25 Mei 2026 - 20:49 WIB

Bupati Erwin Burase Pacu Kemandirian UMKM Desa Parigi Moutong

24 Mei 2026 - 22:02 WIB

Diaspora Minang Ditantang Bangun Kemandirian Nagari Sumbar

24 Mei 2026 - 21:59 WIB

Sinergi Diaspora Membangun Nagari Jadi Strategi Resmi Sumbar

24 Mei 2026 - 19:33 WIB

Trending di PEMDA