Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 4 Agu 2024 15:37 WIB ·

Sinergi Rp3 Miliar: Napas Baru Pemberdayaan 14 Nagari Padang


					Sinergi Rp3 Miliar: Napas Baru Pemberdayaan 14 Nagari Padang Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Komitmen pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput kembali mendapat suntikan segar. PT Semen Padang menyalurkan dana bantuan lebih dari Rp3 miliar kepada 14 Forum Nagari di Kota Padang. Langkah ini mempertegas peran perusahaan dalam mendukung kemandirian nagari melalui program berkelanjutan yang telah dirintis sejak tahun 2015.

Pj Wali Kota Padang, Andree Algamar, menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar urusan angka, melainkan bukti komitmen jangka panjang. Melalui Forum Nagari, masyarakat diberikan ruang kedaulatan untuk menentukan program yang paling mendesak, mulai dari sektor pendidikan hingga kesehatan masyarakat.

Aspirasi Warga di Balik Forum Nagari
Forum Nagari bertindak sebagai jembatan aspirasi. Di sini, warga tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi perencana aktif. Asril Azis Rajo Bujang, Wakil Ketua KAN Lubukkilangan, menyebutkan bahwa bantuan pendidikan menjadi salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya karena langsung meringankan beban ekonomi orang tua di tingkat nagari.

Sinergi ini menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan. Di satu sisi, korporasi mendapat dukungan sosial dari lingkungan sekitar, sementara di sisi lain, warga mendapatkan akses langsung terhadap dana pengembangan wilayah yang fleksibel dan tepat sasaran.

Koto Lua: Fokus Stunting dan Ketahanan Pangan
Salah satu contoh nyata efektivitas dana ini terlihat di Nagari Koto Lua. Pada tahun 2024, mereka memprioritaskan penanganan stunting dan program sapi kurban. Menurut Ketua Forum Nagari Koto Lua, Indra Gunawan, pilihan program tersebut didasarkan pada kebutuhan mendesak warga saat ini, menunjukkan bahwa masyarakat lokal paling memahami solusi atas masalah mereka sendiri.

Pj Wali Kota Padang pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga iklim kondusif bagi pertumbuhan perusahaan. Logikanya sederhana: semakin kuat perkembangan industri di wilayah tersebut, semakin besar pula arus balik kontribusi yang mengalir untuk kesejahteraan masyarakat nagari.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Paramadina Dorong Pemuda Cerdas Finansial dan Amankan Data

3 September 2026 - 06:03 WIB

Wisata Halal Sumbar: Berkah Kota Besar, Nagari Penonton

28 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Warung Pangan ID Food Diperluas, Pasar Tradisional Didorong Putus Rantai Pasok

11 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Suara Pelaku UMKM Sumbar: Butuh Legalitas Dan Keuangan

29 Juli 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Halal Global Harus Dimulai dari Desa dan UMKM

23 Juli 2026 - 14:58 WIB

Kisah Sukses Marno Kembangkan Bakso Lewat Bimtek

25 Juni 2026 - 15:53 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS