Kp. Air Peluntan – Air Ringau [DESA MERDEKA] : Masyarakat Kampung Air Peluntan, Desa Air Ringau, Kecamatan Serasan Timur, menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah dengan penuh khidmat. Peringatan 1 Muharram yang dipusatkan di Masjid Al-Falah pada Sabtu malam (5/7/2025) menjadi momen refleksi dan peningkatan keimanan bagi seluruh masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Nurhayati, yang menyejukkan hati para jemaah. Dilanjutkan dengan sambutan dari Camat Serasan Timur, Erwandi, menyoroti berbagai permasalahan yang ada dimasyarakat Kecamatan Serasan Timur, khususnya dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat.

“Peringatan 1 Muharram ini harus kita sikapi dengan bijak, tidak hanya sebagai momentum pergantian tahun, tetapi juga sebagai waktu untuk berintrospeksi diri,” ujar Erwandi, mengajak masyarakat untuk menjadikan tahun baru Hijriah sebagai awal kebangkitan.

Penyuluh Agama Paparkan Keistimewaan Muharram dan Amalan yang Dianjurkan
Puncak acara diisi dengan tausiyah yang mencerahkan oleh Penyuluh Agama Kecamatan Serasan Timur, yaitu Said Alhidayat. Dalam ceramahnya, Al panggilan akrabnya menguraikan secara gamblang mengenai keistimewaan bulan Muharram, larangan-larangan yang harus dihindari, serta amalan dan zikir yang dianjurkan untuk dikerjakan.

Peristiwa Penting dalam Sejarah Para Nabi
Bulan Muharram, terutama hari Asyura, menjadi saksi bisu banyak peristiwa penting yang menunjukkan kekuasaan dan rahmat Allah kepada para Nabi-Nya, yaitu :
- Diciptakannya Nabi Adam AS dan Hawa.
- Diangkatnya Nabi Idris AS ketempat yang tinggi.
- Turunnya Kitab Taurat kepada Nabi Musa AS.
- Nabi Yusuf AS dibebaskan dari penjara dan diangkat menjadi perdana menteri.
- Nabi Ya’qub AS disembuhkan dari kebutaan dan dipertemukan kembali dengan Nabi Yusuf AS.
- Nabi Daud AS diampuni dosanya.
- Nabi Sulaiman AS diberi kerajaan yang besar.
- Penciptaan ruh Nabi Muhammad SAW.

Peristiwa-peristiwa ini menunjukkan bahwa Muharram adalah bulan yang penuh dengan kemenangan, pertolongan, dan ampunan dari Allah SWT. “Bulan Muharram adalah bulan yang sangat istimewa, ia adalah salah satu dari empat Bulan Haram atau bulan suci dimana segala amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya,” Ia menekankan bahwa bulan ini bahkan dijuluki sebagai ‘Syahrullah’ (Bulan Allah), menunjukkan kemuliaannya disisi Allah SWT.
Lebih lanjut, Hari Asyura, yakni tanggal 10 Muharram, sebagai hari yang penuh berkah. “Berpuasa pada Hari Asyura memiliki keutamaan yang luar biasa, dapat menggugurkan dosa setahun yang lalu,” jelasnya. Ia juga menganjurkan untuk menyertakan Puasa Tasu’a (9 Muharram) sebagai pelengkap, guna membedakan dengan tradisi puasa umat Yahudi.
Selain puasa, Al juga mengajak jemaah untuk memperbanyak amalan sunah lainnya dibulan Muharram:
- Memperbanyak sedekah, terutama kepada anak yatim dan fakir miskin.
- Menyantuni anak yatim, sebab dibulan ini banyak peristiwa penting yang melibatkan para Nabi dengan rezeki dan pertolongan Allah.
- Memperbanyak shalat sunah, zikir, dan membaca Al-Qur’an.
- Memberi kelapangan nafkah kepada keluarga pada Hari Asyura, dengan harapan Allah akan melapangkan rezeki sepanjang tahun.
- Mempererat tali silaturahmi.

Larangan dan Zikir Penting Bulan Muharram
Al juga mengingatkan tentang larangan-larangan yang wajib dijauhi dibulan Muharram, yaitu:
- Dilarang memulai peperangan atau pertumpahan darah, kecuali jika diserang.
- Dilarang melakukan perbuatan maksiat dan dosa besar, karena dosanya akan dilipatgandakan.
- Dilarang menganiaya diri sendiri atau orang lain, baik secara fisik maupun spiritual.

Menutup ceramahnya, Al memberikan panduan mengenai zikir yang dapat diamalkan oleh umat Islam dibulan Muharram ini. Salah satunya adalah doa awal dan akhir tahun Hijriah yang berisi permohonan ampunan, perlindungan dari setan, dan harapan akan kebaikan ditahun yang baru. Ia juga menganjurkan untuk memperbanyak zikir yaitu :
- “Hasbunallah wa Ni’mal Wakil” () Artinya: “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung. Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.”
- “Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn” (لَّاإِلَٰهَإِلَّاأَنتَسُبْحَانَكَإِنِّيكُنتُمِنَالظَّالِمِينَ) Artinya : “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”
- “Rabbana zhalamna anfusana wa illam taghfir lana wa tarhamna lanakūnanna minal-khāsirīn” (رَبَّنَاظَلَمْنَاأَنفُسَنَاوَإِنلَّمْتَغْفِرْلَنَاوَتَرْحَمْنَالَنَكُونَنَّمِنَالْخَاسِرِينَ) Artinya : “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”

Peringatan 1 Muharram 1447 H di Masjid Al-Falah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran spiritual masyarakat Kampung Air Peluntan dan menjadi motivasi untuk menjalani tahun yang baru dengan lebih baik, penuh ketaatan, dan berkah dari Allah SWT. Kemudian rangkaian acara ditutup dengan pembacaan doa Oleh H. Salman dan makan bersama.

Alhamdulillah for everything, Allah is Rich, increase my wealth and bless everything


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.