Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PENDIDIKAN · 4 Nov 2024 14:23 WIB ·

Sekolah Imam Khotib: Mencetak Pemimpin Ibadah dari Akar Rumput


					Sekolah Imam Khotib: Mencetak Pemimpin Ibadah dari Akar Rumput Perbesar

Gorontalo [DESA MERDEKA] – Memakmurkan masjid di wilayah pedesaan kini tak lagi sekadar soal fisik bangunan, melainkan kualitas “ujung tombak” di mimbar. Yayasan Azharul Khairaat Gorontalo mengambil langkah berani dengan mendirikan Sekolah Imam Khotib (SIK). Program ini dirancang khusus untuk mencetak generasi muda Islam yang kompeten, kharismatik, dan siap menjawab tantangan zaman di tengah masyarakat.

Gagasan KH. Husni Idrus ini bertujuan menyiapkan kader umat yang tidak hanya fasih secara lisan, tetapi juga mampu meningkatkan kekhusyukan jamaah. Kehadiran imam dan khatib yang berkualitas dinilai krusial untuk menjaga kesempurnaan ibadah shalat Jumat dan shalat berjamaah di masjid-masjid lokal.

Investasi SDM untuk Harmonisasi Keagamaan
Langkah ini mendapat dukungan penuh dari otoritas setempat. Camat Kabila, Rafiq Rahman, menilai pembinaan intensif ini akan melahirkan petugas masjid yang siap menjalankan tugasnya secara profesional. Senada dengan itu, Kepala KUA Kabila, Majid Karim, menyebut inisiatif ini sangat membantu program Kementerian Agama dalam menciptakan suasana keagamaan yang harmonis di tingkat bawah.

Suleman Adadau, Ketua Umum Badan Ta’mirul Masjid Nidaa Ul Khairaat, menegaskan bahwa kompetensi mumpuni bagi seorang imam adalah harga mati. Mengingat peran mereka sebagai figur sentral dalam pengelolaan masjid, pelatihan rutin setiap bulan menjadi kunci untuk memastikan standar kualitas tetap terjaga.

Kurikulum Rutin untuk Masyarakat Umum
Menariknya, Sekolah Imam Khotib ini tidak bersifat eksklusif. Pelatihan yang melibatkan ahli seperti Ustadz Thalib Manhia ini terbuka bagi masyarakat umum yang memiliki minat mengabdi. Selain materi bulanan, peserta mendapatkan pembinaan rutin agar ilmu yang diperoleh benar-benar bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan mereka masing-masing.

Melalui SIK, Gorontalo kini memiliki pabrik kader yang siap menjaga spiritualitas warga. Dengan kepemimpinan masjid yang lebih segar dan kompeten, masjid diharapkan kembali menjadi pusat peradaban dan kedamaian bagi masyarakat desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 147 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sinergi Forkopimcam Mojoagung Kawal Ketat Kualitas Gizi di Dapur Garuda Nusantara Lestari

21 April 2026 - 09:56 WIB

Empat Pendekar Dusun Toyogiri: Kuliah Bukan Lagi Momok

19 April 2026 - 08:01 WIB

Gaya Storytelling: Rahasia Siswa SMK Bawa Edamame ke Jakarta

13 April 2026 - 21:40 WIB

Siswa SMK 1 Bawen: Nyangkul Itu Keren, Edamamenya Tembus Jakarta

13 April 2026 - 21:02 WIB

Regenerasi Petani Milenial: SMK Bawen Siapkan Panen Raya

13 April 2026 - 20:41 WIB

Modal Nol, Sekolah Desa Ini Nekat Panen Tomat Hitam

13 April 2026 - 20:25 WIB

Trending di PENDIDIKAN