Karimun, Kepulauan Riau [DESA MERDEKA] – Momentum Ramadhan di Kecamatan Belat tidak hanya menjadi ruang ibadah personal, tetapi juga menjadi perekat sosial antara pemimpin dan rakyatnya. Melalui kegiatan Safari Ramadhan di Desa Penarah, Senin (9/3/2026), jajaran pemerintah kecamatan bersama tokoh lintas desa duduk melingkar dalam kehangatan buka puasa bersama di Surau Babussalam, Darat Kabung.
Kehadiran Camat Belat, Bambang Firmanto, S.STP, bersama para kepala desa se-Kecamatan Belat menegaskan bahwa pembangunan wilayah harus dibarengi dengan penguatan spiritualitas warga. Acara ini menjadi panggung dialog informal yang efektif untuk menyerap aspirasi masyarakat sambil menanti waktu berbuka.
Menjemput Berkah di Saf Terdepan
Puncak dari kegiatan ini adalah siraman rohani yang disampaikan oleh Virno Lamataro, S.Ud, dari KUA Kecamatan Belat. Dalam tausiyahnya, Virno membedah mendalam tentang keutamaan salat sunnah Tarawih. Ia menekankan bahwa Tarawih bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan peluang emas untuk menghapus dosa-dosa masa lalu dan melatih kedisiplinan diri.
“Salat Tarawih berjamaah di masjid atau surau adalah simbol kekuatan umat Islam. Jangan biarkan saf kita kosong di bulan yang penuh ampunan ini,” ajak Virno di hadapan para jamaah yang antusias.
Tradisi Berbuka yang Menyatukan
Rangkaian acara dimulai sejak pukul 17.30 WIB, diawali dengan ramah tamah dan buka puasa bersama yang sederhana namun khidmat. Setelah menyantap takjil, seluruh hadirin melaksanakan salat Magrib berjamaah, disusul salat Isya, dan diakhiri dengan pelaksanaan salat Tarawih bersama.
| Agenda Kegiatan | Pelaksana/Tokoh Hadir | Output Sosial |
| Buka Puasa Bersama | Camat Belat & Tokoh Masyarakat | Penguatan keakraban |
| Ceramah Agama | Virno Lamataro, S.Ud (KUA) | Edukasi spiritualitas |
| Tarawih Berjamaah | Masyarakat Desa Penarah & Sekitar | Solidaritas umat |
Safari Ramadhan ini bukan sekadar kunjungan formalitas. Kegiatan ini merupakan jembatan bagi pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa semangat ibadah dan persatuan di Desa Penarah tetap terjaga sepanjang bulan suci.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.