Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 3 Mar 2026 23:49 WIB ·

Safari Ramadan Sumbar: Memajukan Nagari dan Memulihkan Pasca-Bencana


					Safari Ramadan Sumbar: Memajukan Nagari dan Memulihkan Pasca-Bencana Perbesar

Padang Pariaman, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin tahunan di Sumatera Barat. Tahun ini, kegiatan tersebut menjelma menjadi jembatan krusial antara kebijakan pemerintah dan denyut nadi masyarakat di akar rumput. Di Masjid Hidayah, Sungai Buluah, Selasa (3/3/2026), rombongan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat membawa pesan kuat: percepatan pemulihan dan penguatan ekonomi nagari.

Masjid Hidayah menjadi potret nyata ketangguhan warga. Bangunan yang dulunya mushala ini bertransformasi menjadi masjid megah berkat swadaya masyarakat senilai Rp2 miliar pada 2023. Meski begitu, perjuangan warga belum usai karena fasilitas pendukung seperti menara dan TPA masih terkendala biaya. Kehadiran Sekda Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, membawa suntikan moral dan bantuan dana hibah Rp50 juta untuk menuntaskan mimpi jamaah.

Pemulihan Bencana dan Investasi Triliunan
Di tengah suasana hangat Ramadan, isu pemulihan pasca-bencana akhir tahun lalu menjadi bahasan utama. Kabupaten Padang Pariaman masih berjuang memperbaiki 36 jembatan yang rusak berat serta puluhan jaringan irigasi. Berita baiknya, sinergi pusat dan daerah telah mengamankan bantuan SPAM senilai Rp270 miliar dan rehabilitasi lahan pertanian Rp12,7 miliar.

Secara lebih luas, Sumatera Barat mendapat angin segar dengan disetujuinya anggaran Rp8 triliun dari pemerintah pusat untuk rehabilitasi dan rekonstruksi. “Ini adalah komitmen bersama untuk percepatan pemulihan daerah,” tegas Arry Yuswandi di hadapan tokoh masyarakat dan alim ulama.

Mendorong Ekonomi Lewat Nagari Creative Hub
Selain infrastruktur, Pemprov Sumbar kini melirik strategi “Nagari Creative Hub” (NCH) sebagai motor penggerak ekonomi baru. Program ini dirancang untuk memaksimalkan potensi UMKM dan pariwisata di tingkat nagari, memastikan kemandirian ekonomi dimulai dari desa.

Dalam kunjungan ini, kepedulian sosial juga ditunjukkan melalui penyaluran bantuan biaya pemakanan senilai Rp840 juta bagi enam panti asuhan swasta di Padang Pariaman. Langkah ini menegaskan bahwa pembangunan SDM yang berkualitas dimulai dari perlindungan terhadap kelompok yang paling rentan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pendekatan Humanis Warga Percepat Proyek Fly Over Sitinjau

19 September 2026 - 11:12 WIB

Menghidupkan “Mati Suri” Digital di Gerbang Batas Belu

19 September 2026 - 06:45 WIB

Petaka Kotak Kuning di Ujung Antrean Tapal Batas

11 September 2026 - 12:36 WIB

Ibu-Ibu Dasawisma Dipaksa Jinakkan Bom Waktu Sampah Sumbar

3 September 2026 - 21:09 WIB

Dilema Songket di Marketplace, Ujian Berat Kepala DPMD Sumbar

3 September 2026 - 17:15 WIB

Infrastruktur Rapuh Jadi Batu Sandungan Terbesar UMKM Sumbar Naik Kelas

31 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Trending di KABAR PEMDA