Padang Panjang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menegaskan bahwa urusan pembangunan tidak boleh hanya dikurung di balik meja kantor. Melalui Safari Ramadan ke Masjid Baitul Hikmah, Padang Panjang, Minggu (8/3/2026), Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi menekankan pentingnya pejabat turun langsung menemui masyarakat untuk memastikan program pemerintah berjalan selaras dengan kebutuhan akar rumput.
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni keagamaan. Bagi Pemerintah Provinsi, momentum ini adalah cara paling efektif untuk mendengar keluhan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Padang Panjang dalam memulihkan ekonomi pascabencana hidrometeorologi tahun lalu.
Pendidikan Karakter Melampaui Hafalan Al-Qur’an
Sebagai kota yang dikenal sebagai pusat pendidikan agama, Padang Panjang mendapatkan sorotan khusus terkait kualitas SDM. Arry Yuswandi mengingatkan bahwa mencetak generasi penghafal Al-Qur’an adalah prestasi besar, namun memahami dan mengamalkan isinya adalah tantangan yang jauh lebih berat.
“Banyak orang menghafal Al-Qur’an tapi lupa memahami isinya. Pendidikan tinggi di pesantren harus dibarengi dengan tata krama dan akhlak nyata dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Arry. Pesan ini menjadi alarm bagi institusi pendidikan untuk menyeimbangkan antara kecerdasan akademik dan kematangan karakter generasi muda Sumbar.
Sinergi Dana Hibah dan Pemulihan Ekonomi
Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Sumbar menyerahkan bantuan nyata untuk menunjang aktivitas masyarakat di Masjid Baitul Hikmah. Dana hibah senilai Rp50 juta, ditambah bantuan dari Bank Nagari, Baznas, serta ASN Pemprov, disalurkan untuk memperkuat fasilitas ibadah.
| Jenis Bantuan | Sumber | Peruntukan |
| Dana Hibah Rp50 Juta | Pemprov Sumbar | Renovasi Fasilitas Masjid |
| Dana Rp5 Juta | Bank Nagari | Operasional Kemasjidan |
| Paket Al-Qur’an & Sarung | ASN & Baznas | Literasi Agama & Sarana Ibadah |
Wakil Walikota Padang Panjang, Allex Saputra, menyambut baik bantuan dan sinergi ini. Baginya, dukungan provinsi adalah kunci untuk mempercepat perbaikan infrastruktur dan ekonomi lokal yang sempat lumpuh akibat bencana alam. Salah satu dampak langsung dari bantuan ini adalah rencana penggantian karpet salat yang telah lama menjadi aspirasi jemaah masjid setempat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.