Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KESEHATAN · 22 Jan 2025 22:01 WIB ·

RSUD Labuha Makin Prima, Layani Pasien Anak hingga Pengidap Kanker


					RSUD Labuha Makin Prima, Layani Pasien Anak hingga Pengidap Kanker Perbesar

Labuha, Halmahera Selatan [DESA MERDEKA] –  Kabar gembira datang dari sektor kesehatan di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya dengan menambah sejumlah unit layanan baru.

Direktur RSUD Labuha, dr. Titin Adriyanti, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 ini, RSUD Labuha akan meluncurkan dua unit layanan unggulan, yakni Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan unit pelayanan Sitotoksik. PICU merupakan unit perawatan intensif khusus untuk bayi dan anak yang membutuhkan penanganan medis secara intensif, sementara unit Sitotoksik akan melayani pasien kanker yang membutuhkan kemoterapi.

Dengan adanya PICU, masyarakat Halmahera Selatan tidak perlu lagi merujuk anak-anak sakit keras ke luar daerah. Kami berharap unit ini dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para pasien kecil kami,” ujar dr. Titin saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/01/2025).

Lebih lanjut, dr. Titin menjelaskan bahwa unit Sitotoksik akan sangat bermanfaat bagi para penderita kanker, terutama kanker payudara.

Dengan adanya layanan Sitotoksik di RSUD Labuha, pasien tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk berobat ke Ternate. Kami berkomitmen untuk memberikan akses layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Selain penambahan dua unit layanan baru tersebut, RSUD Labuha juga akan melakukan sejumlah perbaikan dan penyesuaian lainnya. Salah satunya adalah perubahan kelas rawat inap menjadi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sesuai dengan ketentuan BPJS Kesehatan.

Penerapan KRIS akan memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pasien. Semua kamar rawat inap akan dilengkapi dengan fasilitas yang memenuhi standar, seperti kamar mandi dalam yang dapat diakses oleh penyandang disabilitas,” jelas dr. Titin.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, RSUD Labuha semakin mantap dalam perannya sebagai pusat layanan kesehatan di Halmahera Selatan.

Diharapkan dengan adanya penambahan fasilitas dan peningkatan kualitas pelayanan ini, masyarakat Halmahera Selatan dapat semakin mudah mengakses layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau. RSUD Labuha akan semakin ramah bagi pasiennya, tidak terkecuali pasien BPJS.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 128 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Taruhan Nyawa di Antara Gempa Subuh dan Sirine Tsunami

15 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Cara Desa Wonorejo Malang Turunkan Stunting Lewat Konservasi Hutan

3 Agustus 2026 - 07:48 WIB

Dari Hutan ke Meja Makan: Cara Wonorejo Mengalahkan Stunting

Menghitung Detak Jantung Generasi: Cara Singosari Melawan Stunting

21 Juli 2026 - 21:03 WIB

Rakor Kader Pembangunan Manusia Kecamatan Singosari membahas percepatan penurunan stunting melalui e-HDW di Hall Room Desa Ardimulyo

Layanan Jiwa PDSKJI Sumbar Sasar Pelosok Nagari

20 Juli 2026 - 20:19 WIB

Digitalisasi Hati dari Desa: Gerakan Akar Rumput Sigap Melati

1 Juli 2026 - 19:58 WIB

Penanganan Stunting Desa Langlang melalui Rembuk Stunting

Korupsi SKTM RSUD Tulungagung Cederai Hak Sehat Warga Desa

26 Juni 2026 - 18:05 WIB

Trending di KESEHATAN