Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (DESAMERDEKA) — Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) bersama UPTD Puskesmas Pasimarannu melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan bagi pelajar di sejumlah sekolah di Pulau Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, Selasa (9/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelayanan kesehatan selama pelayaran dari Surabaya menuju beberapa pulau di wilayah Kepulauan Selayar.
Penyuluhan dilaksanakan pada jenjang SD, SMP, dan SMA dengan materi yang disesuaikan. Mulyanti Ayu Wulandari Maulana, tenaga kesehatan masyarakat RSTKA, menjelaskan bahwa kegiatan dilakukan di dua SD, satu SMP, dan satu SMA di setiap pulau yang dikunjungi.
“Materi penyuluhan yang kami berikan meliputi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pelatihan dokter cilik, pencegahan pernikahan dini, anemia, serta pengenalan penyakit menular seperti HIV dan tuberkulosis,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa misi RSTKA juga mencakup upaya pencegahan penyakit katastropik yang membutuhkan perawatan jangka panjang dan menimbulkan beban biaya kesehatan tinggi bagi masyarakat.

Pada jenjang remaja, edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan HIV menjadi bagian penting dari kegiatan. dr. Nisa Qurrota A’yun, tenaga kesehatan RSTKA, menyampaikan bahwa peningkatan pemahaman pelajar mengenai risiko kesehatan sangat diperlukan. “HIV sangat bisa dicegah melalui pola hidup sehat. Edukasi diperlukan agar siswa memahami risiko dan terhindar dari stigma terhadap orang dengan HIV. Pengalaman penderita seharusnya menjadi pelajaran bagi masyarakat, bukan alasan untuk menjauhkan diri,” ujarnya.

Sebagai penguatan pembelajaran, para pelajar turut membacakan Ikrar GeNID (Generasi Anti Nikah Dini) secara bersama-sama. Dalam ikrar tersebut, siswa menyatakan kesiapan untuk menikah pada usia ideal, berkomitmen menyebarkan edukasi mengenai bahaya pernikahan dini di lingkungan sekitar, serta bertekad merencanakan masa depan dengan baik untuk meraih cita-cita mereka.
Kegiatan penyuluhan ini mendapat dukungan dari pihak sekolah. Wakasek Bidang Kurikulum SMAN 6 Kepulauan Selayar, Akbar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas edukasi yang diberikan kepada siswa. “Kegiatan ini sangat penting, terutama di tengah meningkatnya kasus HIV/AIDS di wilayah kami. Penyuluhan mengenai pola hidup sehat dan pencegahan HIV sangat membantu pemahaman siswa,” katanya.
Sementara itu, petugas HIV Puskesmas Pasimarannu, Hasrarudin Kasnar, SKM, menyoroti masih adanya kesenjangan pemahaman remaja terkait HIV. Ia menyebutkan bahwa sebagian siswa masih keliru membedakan fakta dan mitos. “Banyak yang mengira HIV menular melalui kontak sehari-hari. Hal inilah yang menunjukkan perlunya edukasi berkelanjutan. Kami juga menyediakan layanan konseling dan tes HIV yang bersifat rahasia serta melakukan pendampingan ARV tanpa diskriminasi,” jelasnya.

Kegiatan edukasi kesehatan di Pulau Bonerate diharapkan mampu memperkuat pemahaman pelajar mengenai pentingnya perilaku hidup sehat, pencegahan penyakit menular, serta kesadaran terhadap risiko penyakit katastropik. Kolaborasi antara RSTKA dan Puskesmas Pasimarannu menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan.

“Ketika suara rakyat dibungkan, jurnalisme menjadi senjata. Kami hadir bukan hanya untuk melaporkan, tapi untuk mengingatkan bahwa keadilan dimulai dari keberanian menyuarakan kebenaran. Di balik setiap berita, ada tekad untuk menjadikan desa lebih sadar, lebih berdaya, dan benar-benar merdeka.”
HP : 081355523999


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.