Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 14 Des 2025 05:45 WIB ·

Pusat Danai Huntara, Gubernur Sumbar Desak Pemda Siapkan Lahan


					Pusat Danai Huntara, Gubernur Sumbar Desak Pemda Siapkan Lahan Perbesar

Gubernur Sumbar: Empat Daerah Siap, Pemda Lain Harus Segera Sediakan Lahan Huntara Korban Bencana

Padang Pariaman, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meminta seluruh bupati dan wali kota di daerah terdampak bencana untuk segera menyiapkan lahan bagi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat korban bencana. Desakan ini muncul mengingat pembiayaan Huntara sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sementara kesiapan lahan menjadi tanggung jawab penuh Pemerintah Daerah (Pemda).

Mahyeldi menegaskan bahwa pembangunan Huntara adalah kebutuhan mendesak untuk memastikan warga terdampak dapat segera menempati tempat tinggal yang lebih layak dan aman. Tempat tinggal sementara ini penting sambil menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Pembangunan Huntara ini harus kita percepat. Masyarakat terdampak perlu tempat tinggal yang aman dan manusiawi. Karena itu, saya minta bupati dan wali kota segera menyiapkan lahannya, tentu dengan memastikan lokasinya tidak berada di kawasan rawan bencana,” ujar Mahyeldi.

Pernyataan ini disampaikan Gubernur usai mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc, dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Huntara di Asam Pulau, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (13/12/2025).

Baru Empat Daerah yang Laporkan Kesiapan
Gubernur Mahyeldi mengungkapkan bahwa hingga saat ini, baru empat daerah yang telah melaporkan kesiapan lahan untuk pembangunan Huntara. Daerah tersebut adalah Kabupaten Pesisir Selatan, Agam, Limapuluh Kota, dan Padang Pariaman.

“Baru empat daerah yang menyampaikan kesiapan lahannya. Kita berharap daerah lain segera menyusul, agar penanganan pascabencana bisa berjalan serentak,” ungkap Mahyeldi, menekankan pentingnya respons cepat dari Pemda lain.

Selain penyediaan lahan yang aman, Gubernur juga menyoroti pentingnya percepatan pendataan di lapangan. Data yang akurat merupakan kunci utama agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat segera dimulai setelah masa tanggap darurat berakhir.

“Masa tanggap darurat kita sampai 22 Desember. Kalau data sudah rampung, kita ingin setelah itu langsung masuk ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Itu harapan kita bersama,” tuturnya.

Dua Skema Bantuan Hunian Korban Bencana
Mahyeldi menjelaskan, terdapat dua skema bantuan yang disiapkan untuk masyarakat yang rumahnya mengalami rusak berat atau hancur akibat bencana, yang seluruh pembiayaannya ditanggung oleh BNPB:

  • Dana Tunggu Hunian (DTH): Skema ini diperuntukkan bagi masyarakat yang memilih untuk melakukan relokasi secara mandiri.
  • Skema Huntara dan Hunian Tetap (Huntap): Skema ini ditujukan bagi relokasi yang difasilitasi penuh oleh pemerintah.

Dalam kedua skema tersebut, Pemerintah Daerah memiliki peran vital untuk menyiapkan lahan relokasi dan memastikan data masyarakat terdampak benar-benar valid. Hal ini dilakukan untuk menjamin bantuan disalurkan tepat sasaran dan proses pemulihan berjalan lancar.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Satu Desa Satu Operator: Kunci Bantuan Tepat Sasaran

30 April 2026 - 05:30 WIB

Retret Akmil: Gembleng Pimpinan DPRD Demi Pembangunan Desa Efektif

20 April 2026 - 08:36 WIB

Lilin Desa: Visi Hatta Lewat Jutaan Bibit Kelapa

4 April 2026 - 19:39 WIB

Cair Serentak: Strategi Amankan Rp900 Ribu dari Dana Desa

16 Maret 2026 - 06:34 WIB

Jalan Tol Hasil Bumi: Ambisi Mendes Yandri untuk Yahukimo

11 Maret 2026 - 21:03 WIB

Duet Kemendes-BAPPISUS: Perkuat Daya Gedor Ekonomi Desa

11 Maret 2026 - 04:55 WIB

Trending di PEMERINTAHAN