Menu

Mode Gelap
Rembuk Stunting Desa Batang Bahas Konvergensi dan Perencanaan Pencegahan Stunting Tahun 2027 Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

POLITIK · 6 Apr 2025 23:32 WIB ·

PSU Banggai Memanas, Kepala Desa Dituduh Terima Politik Uang!


					PSU Banggai Memanas, Kepala Desa Dituduh Terima Politik Uang! Perbesar

Luwuk [DESA MERDEKA] – Situasi politik menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, kembali diwarnai ketegangan. Tiga kepala desa di wilayah tersebut diduga menjadi target fitnah terkait isu politik uang. Mereka dituduh menerima sejumlah dana dari pasangan calon nomor urut 3, Sulianti Murad dan Samsul Bahri Mang (“SM-SB”), dengan tujuan memengaruhi hasil PSU yang akan datang.

Menanggapi tuduhan tersebut, tim hukum pasangan calon SM-SB dengan tegas membantahnya. Hamid Cennu, S.H., M.H., seorang anggota tim hukum, menyatakan bahwa informasi mengenai kliennya memberikan uang kepada tiga kepala desa di Toili adalah tidak benar, merupakan fitnah, serta menyesatkan opini publik. “Kami dituduh memberikan uang kepada tiga kepala desa di Toili untuk politik uang. Informasi itu tidak benar, fitnah, dan menyesatkan,” tegas Hamid Cennu dalam keterangan pers di Luwuk, Jumat (4/4/2025) malam.

Kendati menghargai langkah hukum tim pasangan calon nomor urut 1 yang telah melaporkan dugaan pelanggaran ini kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Hamid menyayangkan narasi yang berkembang di media massa. Narasi tersebut dinilai seolah-olah telah menghakimi pasangan calon nomor urut 3 melakukan praktik politik uang sebelum adanya pembuktian yang sah.

Menurut Hamid, narasi negatif ini sengaja dihembuskan oleh pihak lawan politik. Tujuannya, kata dia, adalah untuk mendiskreditkan dan menurunkan elektabilitas pasangan SM-SB menjelang PSU yang semakin dekat. Oleh karena itu, ia mengimbau semua pihak untuk tidak menyebarkan tuduhan tanpa dasar yang berpotensi menciderai integritas proses demokrasi. “Silakan melapor kepada Bawaslu jika memang memiliki bukti dan fakta yang valid. Akan tetapi, jangan menuduh tanpa dasar hanya untuk mencari simpati publik atau sekadar menjatuhkan citra lawan politik,” imbuhnya.

Isu yang menyeret nama tiga kepala desa ini menjadi perhatian serius menjelang PSU di Toili. Integritas kepala desa sebagai tokoh masyarakat diharapkan tetap terjaga dan tidak terpengaruh oleh praktik politik uang. Bawaslu Kabupaten Banggai diharapkan segera menindaklanjuti laporan yang masuk sesuai mekanisme berlaku. Selain itu, Bawaslu juga diharapkan mengusut tuntas penyebaran informasi yang berpotensi menjadi fitnah dan merusak jalannya PSU yang jujur serta adil. Fokus pada isu yang melibatkan kepala desa ini memberikan dimensi baru dalam pemberitaan PSU Toili, menyoroti potensi kerawanan dan pentingnya menjaga netralitas serta integritas para pemimpin di tingkat desa dalam proses demokrasi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Solid Bergerak! Musancab PDI-P Padang Pariaman Bakar Semangat Ratusan Kader

1 Mei 2026 - 09:33 WIB

Musda KNPI Papua Barat Daya: Akhiri Era Pemuda Seremonial

27 April 2026 - 02:36 WIB

Pasar Tradisional Sekarat: Jeritan Anak Pedagang Menggugat Khofifah

21 April 2026 - 06:59 WIB

Foto: Hasil Rekayasa Ai, Baret Meluapkan Kemarahan

Lawan Godzilla El-Nino, Sektor Pertanian dan Perikanan Jadi Fokus Utama

13 April 2026 - 18:33 WIB

Ziarah Mohammad Yamin: Misi Senior PP Perkuat Solidaritas Organisasi

12 April 2026 - 06:03 WIB

Slogan Perempuan Mengabdi: Anggi Putri Warnai Kursi BPD Bantarjaya

28 Maret 2026 - 15:22 WIB

Trending di POLITIK